|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 23:54 |
HINGGA kini, masih banyak tenaga kerja di Kabupaten Pulang Pisau yang belum memiliki jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek). Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Tenaga Kerja (Disdukcapilnaker) Kabupaten Pulang Pisau Ery Sivolo, kemarin.
|
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 23:53 |
SEJUMLAH pemilik angkutan umum plat kuning jurusan Kumai-Pangkalan Bun mengaku tidak akan memperpanjang izin trayek mereka. Pasalnya, para pemilik angkutan umum itu keberatan dengan mahalnya biaya pengurusan perpanjangan izin trayek dan pajak kendaraan.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 23:52 |
DINAS Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih belum memiliki solusi konkret untuk penyediaan air bersih di Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar. Staf Bidang Cipta Karya Seksi Perumahan dan Permukiman Kondo Suwito beralasan Desa Tanjung Putri tidak memiliki mata air untuk dijadikan sumber penyedian air bersih.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 23:52 |
SEJUMLAH petani khususnya petani kelapa sawit dan karet mengeluhkan susahnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Kesulitan mendapatkan pupuk diduga terkait rencana pemerintah untuk menaikkan harga pupuk. Petani mengaku, pupuk yang berhasil mereka peroleh tidak sesuai dengan luas lahan yang mereka miliki.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 23:51 |
DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kobar pimpinan Muhammad Ruslan memberi tenggat kepada caretaker DPD Golkar Muhammad untuk memfasilitasi pertemuan antara pengurus DPD dengan DPP hingga Senin (15/3).
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 23:50 |
TIGA pasangan calon resmi mendaftarkan diri untuk berlaga di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) Kotawaringin Barat (Kobar). Namun, masih ada kemungkinan calon peserta gugur di tahapan verifikasi jika tidak sanggup memenuhi persyaratan yang diminta.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 00:41 |
KEBERADAAN sejumlah anak jalanan di kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar) mulai dikeluhkan masyarakat. Seorang warga Kelurahan Baru RT 08, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar Andi Sutopo mengatakan, pemerintah daerah (pemda) lewat dinas terkait semestinya mencegah keberadaan mereka.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Jumat, 12 Maret 2010 00:40 |
PENGURUS dan kader Partai Golkar Kotawaringin Barat (Kobar) mencopot semua atribut Golkar yang selama ini menghiasi kantor DPD Golkar Kobar di Jalan Pangeran Diponegoro Pangkalan Bun. Ini adalah buntut kekecewaan pengurus dan kader Golkar terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar yang membekukan seluruh jenjang kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Kobar beberapa hari lalu.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Kamis, 11 Maret 2010 21:57 |
CALON Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kotawaringin Barat (Ko- bar) harus menunggu beberapa bulan untuk mendapatkan jatah pakaian dinas dari instasi dimana dia ditempatkan. Pasalnya, mayoritas instasi pemerintah di Kobar baru melakukan pengadaan baju dinas pada triwulan ketiga. "Karenanya, seluruh CPNS dianjurkan untuk membuat pakaian dinas sendiri dulu," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Kepegawaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sri Supatmi, beberapa waktu lalu.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Kamis, 11 Maret 2010 21:55 |
BUPATI Kotawaringin Barat Ujang Iskandar telah mengantongi nama-nama calon kepala dinas pada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sejak beberapa bulan mengalami kekosongan. Hal tersebut diungkapkan Asisten III Pemerintah Kabupaten Kobar Zainah, kemarin.
|
|
Kotawaringin Barat
|
|
Kamis, 11 Maret 2010 00:27 |
SEJUMLAH germo di kompleks lokalisasi Kalimati Baru, Dukuh Mola, Kotawaringin Barat (Kobar) mempekerjakan pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur. Sumber Borneonews berinisial SS mengungkapkan bahwa di salah satu wisma kompleks lokalisasi tersebut terdapat beberapa PSK yang diduga kuat masih di bawah umur. “Jangan-jangan mereka korban perdagangan anak," kata SS beberapa waktu lalu.
|
|
|
|
|