Buaya Muara Masih Bisa Ditemui Di Taman Nasional Sebangau
Palangkaraya
Sabtu, 24 Juli 2010 00:10
BUAYA (Crocodylus porosus), jenis satwa yang kian langka ternyata masih bisa ditemui di kawasan Taman Nasional (TN) Sebangau, Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Saya secara tak sengaja Maret lalu melihat buaya sedang berjemur di tepi sungai," kata Kartini, petugas pengendali hutan TN Sebangau, kepada wartawan, kemarin.
Saat itu, kisah Kartini, dia tengah membawa turis dari Jerman yang ingin mengunjungi kawasan konservasi hutan TN Sebangau.
"Saat angkutan sungai yang kami tumpangi meluncur di sungai Sebangau kami melihat seekor buaya dengan panjang sekitar tiga meter sedang berjemur dan tampak tak bergerak sedikitpun," katanya.
Karena penasaran mesin spead boat dimatikan dan rombongan secara pelan-pelan mengayuh ke arah buaya. "Karena terusik, buaya itu masuk lagi ke dalam air."
Kepala Seksi Pengelolaan TN Sebangau wilayah II Pulang Pisau Rosdi Abaza membenarkan bahwa di wilayahnya masih banyak terdapat buaya. Para pencari ikan masih sering melihat.
Bukan hanya buaya yang banyak terdapat di areal hutan gambut TN Sebangau, tetapi juga satwa-satwa lainnya.
Sekitar  90% hewan yang hidup di taman nasional ini menyandang status dilindungi karena sudah masuk kategori langka.
(Ant/B-1)
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Kapuas

Mengintip Pembuatan Amplang

AMPLANG. Masyarakat Kalimantan pasti mengenal camilan sejenis kerupuk ini karena amplang merupakan salah satu makanan khas di Kalimantan.

Penasaran nggak sih Kalian dengan cara pembuatan amplang? Nah, kali ini teman-teman kita dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Raja Pangkalan Bun, yakni Maulidia Arianti Santoso, Rifka Valentina, dan Anugrah Agung Saputra mengunjungi industri rumah tangga amplang milik Ibu Utin Munawati yang ada di........

 
 

kalendar berita

< Juli 2010 >
Se Se Ra Ka Ju Sa Mi
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 25
26 27 28 29 30 31  
Berita Rakyat Kalimantan