Cari Berita
5.000 hasil untuk “hutan”
- Nasional26 Agu 2025
USU dan BRIN Lakukan Kajian Erosi-Sedimentasi di DAS Wampu
Pengamatan dilakukan terhadap karakteristik tanah, kemiringan lahan, serta aliran permukaan yang berpotensi menyebabkan sedimentasi tinggi.
- Peristiwa26 Agu 2025
BMKG Imbau Masyarakat Siaga Hujan Lebat, Angin Kencang dan Potensi Karhutla
"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah,"
- Peristiwa26 Agu 2025
Pengedar Uang Mainan Divonis 1,5 Tahun Penjara, Diskon Hukuman Setengah dari Tuntutan JPU
Hakim Pengadilan Negeri Nanga Bulik memvonis pengedar uang palsu atau uang mainan dengan pidana penjara selama 1,5 tahun. Lebih ringan dari tuntutan jaksa, terdakwa mendapat diskon setengah hukuman dari tuntutan JPU.?
- Peristiwa26 Agu 2025
Tingkat Kemudahan Terbakar Lahan di Palangka Raya Sangat Tinggi, BPBD Ingatkan Masyarakat Waspada Karhutla
Berdasarkan data PERISAI tanggal 26 Agustus 2025, tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah di Kota Palangka Raya berada pada level "Sangat Tinggi" atau berwarna merah. Hal ini mengindikasikan bahwa lahan sangat rentan terhadap api dan karhutla dapat dengan mudah terjadi.
- Peristiwa25 Agu 2025
BEI Gelar Edukasi Wartawan Terkait Bursa Karbon Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia atau BEI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong literasi pasar modal dengan menggelar kegiatan Edukasi Wartawan bertajuk@Update Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbonI pada Senin, 25 Agustus 2025.
- Peristiwa25 Agu 2025
Pemilihan Mitra KSO Perlu Hati-hati, Produktivitas Sawit Jadi Taruhan
Pakar hukum kehutanan Dr. Sadino mengatakan mitra yang dipilih tidak boleh hanya mengejar keuntungan sesaat, tetapi harus benar-benar memahami tata kelola perkebunan sawit yang berkelanjutan.
- Peristiwa24 Agu 2025
WALHI Kalteng Ungkap Faktor Banjir di Kalimantan Tengah, Akibat Lemahnya Implementasi Hukum Deforestasi
Bencana ini, menurutnya, bukan hanya sekadar fenomena alam biasa, melainkan sebuah krisis ekologis yang berulang akibat kerusakan lingkungan yang masif.
- Peristiwa24 Agu 2025
Ancaman Banjir Berulang di Kapuas, Sebuah Krisis Ekologis yang Mendesak
Banjir yang melanda Kecamatan Mandau Telawang, Kabupaten Kapuas, pada 20 Agustus 2025, bukan sekadar bencana musiman akibat curah hujan tinggi. Lebih dari itu, kejadian ini adalah manifestasi dari krisis ekologis yang mengancam keberlanjutan wilayah tersebut.
- Kotawaringin Timur24 Agu 2025
DPRD Kotim Harap Penertiban Kawasan Hutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
.
- Peristiwa23 Agu 2025
Huma Alam Bagugus, Destinasi Ekowisata Kapuas yang Tawarkan Ketenangan dan Pengalaman Otentik
Ingin melepas penat dari kesibukan kota dan mencari destinasi liburan yang menenangkan? Huma Alam Bagugus di Desa Humbang Raya, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bisa menjadi pilihan sempurna.
- Peristiwa23 Agu 2025
Agustiar Ajak Dunia Akui Peran Masyarakat Adat dalam Menjaga Hutan dan Peradaban
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa masyarakat adat bukanlah entitas yang tertinggal, melainkan mitra utama dalam menjaga bumi, hutan, dan peradaban.
- Peristiwa23 Agu 2025
Bupati Gunung Mas Berkomitmen Dukung Langkah Strategis Pemprov Kalteng
Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah se-Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat, 22 Agustus 2025.
- Peristiwa23 Agu 2025
Diduga Tersesat di Hutan, Warga Desa Danau Barito Timur Empat Hari Belum Ditemukan
medan pencarian cukup menantang karena wilayah sekitar desa didominasi hutan lebat dan area perladangan yang luas. Hal tersebut membuat upaya pencarian membutuhkan waktu, tenaga, serta koordinasi yang intensif di lapangan.
- Pemerintah Provinsi22 Agu 2025
Pemprov Kalteng Fokus Laksanakan Program Pembangunan Perkuat PAD
Hasil rakor 10 provinsi penghasil sumber daya alam menempatkan Kalimantan Tengah pada posisi ketiga setelah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan
- Peristiwa22 Agu 2025
Disbudporapar Pulang Pisau Apresiasi KPSHK Lestarikan Budaya Anyaman Rotan
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan, Seni, Cagar Budaya, dan Permuseuman Disbudporapar, Gotat, yang hadir mewakili Kadis sekaligus mendampingi Wakil Bupati Pulang Pisau dalam puncak acara HUT ke-80 RI yang digelar KPSHK di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Handep Hapakat, Kamis malam, 21 Agustus 2025.
- Peristiwa22 Agu 2025
Dukung Kegiatan KPSHK, Wabup Pulang Pisau Hadiri Puncak Acara Kahanjak Darung Bawan
Acara puncak bertajuk@Kahanjak Darung Bawan ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan KPSHK yang telah berlangsung sejak 11 Agustus 2025.
- Peristiwa22 Agu 2025
DLHK Pulang Pisau Apresiasi KPSHK, Dinilai Berhasil Bangun Kesadaran Masyarakat Jaga Hutan
Hendri menyampaikan, KPSHK hingga kini masih aktif melakukan berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam upaya menjaga kawasan hutan sosial.
- Peristiwa22 Agu 2025
KPSHK Gelar Malam Puncak Penutupan HUT ke-80 RI, Angkat Isu Karhutla dan Lingkungan
KPSHK ingin membangun tradisi baru setiap perayaan kemerdekaan RI dengan mengangkat kearifan lokal sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan, terutama di kalangan generasi muda.
- Peristiwa22 Agu 2025
Pulang Pisau Batalkan Status Siaga Darurat Karhutla, Upaya Pencegahan Tetap Dilakukan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pulpis, Hendri Arroyo, menjelaskan keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi bersama Forkopimda. Menurutnya, meski kondisi cuaca kering, intensitas hujan masih terjadi di beberapa wilayah sehingga status siaga darurat belum perlu diberlakukan.?
- Peristiwa22 Agu 2025
Banjir Meluas di Mandau Talawang, Selain Curah Hujan, WALHI Soroti Peran Deforestasi dan Kerusakan Lingkungan
Desa dan dusun yang terdampak parah meliputi Dusun Jakatan Masupa (termasuk Desa Tumbang Manyarung), Desa Karetau Manta'a, Desa Lawang Tamang, Desa Tumbang Bukoi, dan Desa Tumbang Tihis. Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 300 cm, menunjukkan tingkat keparahan yang berbeda di setiap lokasi.

