Pemkab Kotim Targetkan Penetapan Batas Desa Definitif Selesai pada 2026
"Jadi itu dilakukan secara musyawarah mufakat oleh desa yang berbatasan secara langsung baik di dalam satu wilayah kecamatan,"
Koresponden
"Jadi itu dilakukan secara musyawarah mufakat oleh desa yang berbatasan secara langsung baik di dalam satu wilayah kecamatan,"
Agustiawany juga mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk pendahulunya, Ady Candra. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kecamatan Cempaga yang tertib, aman, sejahtera, dan unggul melalui pelayanan yang ramah dan kekeluargaan.
Acara ini menandai berakhirnya masa tugas Ady Candra yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
Dengan capaian ini, Kotim diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kalimantan Tengah dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan
UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor yang berlokasi di kantor Dinas Perhubungan Kotim setiap harinya melayani antara 10 hingga 20 kendaraan yang menjalani uji KIR
"Kami di Dishub ini hanya memberikan pelayanan PKB (pengujian kendaraan bermotor) atau KIR secara teknis. Untuk pembayaran, itu langsung ketika pemilik kendaraan membayar pajak di Samsat,"
"Kami tidak bisa serta-merta menutup itu tanpa ada solusi. Makanya kami menutup itu harus ada solusinya diberikan kepada masyarakat sehingga bisa mengurangi, bahkan meniadakan kecelakaan dan kemacetan di U-turn yang ada di Kotawaringin Timur,"
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) tengah berupaya memetakan potensi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan fiskal yang dihadapi akibat pemotongan transfer dari pemerintah pusat yang diperkirakan akan berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mulai tahun 2025-2026.
Umar Kaderi yang baru saja dilantik sebagai Pj Sekda Kotim pada Jumat, 31 Oktober 2025, menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan yang telah direncanakan agar berjalan efektif dan efisien.
Eddy merinci kelompok-kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, antara lain kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,70 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,60 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,12 persen kemudian kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,10 persen.
Potensi peternakan sapi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih sangat besar dan menarik minat pengusaha untuk mengembangkan peternakan skala besar.?
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim, Wiyono, mengimbau warga untuk tidak lagi menggunakan lintasan lari?di dalam stadion untuk jogging. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Sejumlah nama baru menjabat sebagai kepala puskesmas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) setelah dilakukan pelantikan oleh Bupati Kotim Halikinnor, belum lama ini.?
Pelantikan dilakukan di Gedung Serba Guna, tidak hanya dilantiknya Pj Sekda, namun juga sejumlah camat dan Kepala Puskesmas di Kotim.?
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengusulkan agar pengelolaan Stadion 29 November Sampit dijadikan satu pintu. Hal ini bertujuan agar pengelolaan stadion dapat lebih maksimal dan terkoordinasi.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit mulai berbenah diri dalam rangka persiapan menghadapi lonjakan penumpang saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Lebaran mendatang.
Bupati Kotim Halikinnor menekankan pentingnya pengembangan Pelabuhan Sampit, terutama terminal penumpang, sebagai salah satu prioritas pemerintah daerah.
Bupati Kotim, Halikinnor, menyampaikan bahwa persiapan ini merupakan tindak lanjut dari keinginan Gubernur Kalteng untuk melaksanakan kemah tingkat provinsi di Kotim.
Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menggelar pasar murah di delapan kecamatan secara bergilir?yang dilaksanakan pada 22-30 Oktober 2025.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Marjuki, menyampaikan permasalahan sampah merupakan tantangan besar yang dihadapi setiap daerah, termasuk Kotim. Pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi telah menyebabkan lonjakan volume timbulan sampah yang signifikan.