Hidayat Nur Wahid Sebut BMKG Berulang Kali Salah \'Ramal\'
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW), menyebut berulangkali Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan prakiraan cuaca namun salah.
Tag
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW), menyebut berulangkali Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan prakiraan cuaca namun salah.
Curah hujan pada dasarian 1 dari 1 hingga 10 Januari 2020 ini masuk dalam kategori menengah antara 75 hingga 100 mili meter
Mengawali tahun 2020, wilayah Kotawaringin Barat (Kobar) mulai sering diguyur hujan. Berdasarkan prediksi BMKG pada Januari 2020 intensitas hujan tinggi di wilayah Kobar dan sekitarnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa puncak musim hujan di wilayah Indonesia akan terjadi pada Februari mendatang.
Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) menyebut curah hujan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek) masih tinggi hingga seminggu ke depan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai hujan disertai petir.
Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau waspada angin kencang dan juga puting beliung. Terutama saat peralihan musim kemarau ke penghujan seperti saat ini.
BMKG menyampaikan perkiraan perihal angin kencangn yang menghantam atap Pasar Tradisional Al Kamal, di Jalan Hasan Mansur, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu, 20 November 2019.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyatakan tidak benar dan meminta masyarakat tidak mempercayai video dari sebuah akun YouTube yang mengatakan BMKG memprediksi adanya kekeringan panjang bertahun-tahun dan potensi El Nino pada 2020.
Gempa yang terjadi di pesisir selatan Jawa Tengah dan dirasakan warga di wilayah Kabupaten Purworejo dan Kebumen hingga Yogyakarta, Senin, 14 Oktober 2019, tidak menimbulkan kerusakan bangunan.
Seperti kejadian beberapa hari lalu, angin kencang menumbangkan pohon di kawasan Jalan dr Murjani beberapa saat sebelum terjadinya hujan
Hujan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berpotensi terjadi hingga 3 hari kedepan. Ini berdasarkan pantauan atmosfer Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Pangkalan Bun, potensi hujan terjadi di sekitar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, dalam beberapa hari kedepan atau minggu akhir September.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya memperkirakan wilayah Kalimantan Tengah Bagian Utara akan terlebih dahulu memasuki musim hujan.
Saat ini arah angin di Palangka Raya berasal dari arah selatan dan tenggara Kalteng. Angin itu membawa asap di wilayah selatan dan tenggara yang juga terjadi kebakaran hutan dan lahan
Kondisi ini berdampak terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus terjadi, terutama di wilayah perkotaan dan wilayah selatan
Kerusakan alat Particulate Metter ini sudah terjadi dalam kurun waktu 1,5 bulan ini
Gelombang tinggi yang diperkirakan bisa muncul memiliki ketinggian antara 1,25 meter sampai 2,5 meter dan bisa berbahaya
Saat ini wilayah Kota Palangka Raya dalam kondisi berawan
Hujan hanya terjadi di Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara