Wakil Ketua Komisi C Minta Pemko Perkuat Pencegahan Karhutla
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Subandi meminta agar Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Tag
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Subandi meminta agar Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Tim terpadu penangan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla yang menangani kebakaran lahan di jalan Kuala Pembuang - Sampit Km 23 Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan mengalami beberapa kendala.
Kebakaran lahan terjadi di Jalan Kuala Pembuang-Sampit Km 23 Desa Sungai Bakau Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan dengan titik koordinat S 03.29384 - E 112.73105, pada Sabtu 27 Juli 2019 sore.
Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel menginstruksikan jajarannya untuk melakukan langkah persuasif hingga penegakkan hukum terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Memasuki musim kemarau ini, segala kemungkinan penyakit dapat terjadi. Seperti diare dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA. Terkait itu, masyarakat diminta untuk waspada.
UPT Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya menginformasikan pihaknya tidak memiliki sumber peralatan lain yang untuk memantau kualitas udara. Alat yang ada saat ini memang mengalami kerusakan.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, tidak bisa melakukan pemantauan kualitas udara di Kota Palangka Raya.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengajak masyarakat untuk meminimalisasi dampak kabut asap dengan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. “Penting untuk…
Dalam beberapa hari terakhir ini, kabut asap tipis mulai menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sekitar 4 hekatare lahan gambut di Jalan HM Arsyad, Km 6, Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur terbakar, Jumat, 26 Juli 2019.
Polres Palangka Raya kembali mengamankan pembakar lahan di Kota Cantik. Kali ini, Laki-laki berprofesi penjaga ayam yang tertangkap basah diduga sengaja membakar lahan.
Upaya padaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh jajaran TNI bersama tim gabungan yakni BPBD, Polri, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api.
Kawasan Kantor Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, mendadak ramai, Jumat, 26 Juli 2019 sekitar pukul 08.00 WIB.
Polisi yang terlibat dalam tim penanganan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla tetap mengedepankan pencegahan daripada penindakan. Namun apabila ada pihaknya yang mengindahkan imbauan tidak membakar hutan dan lahan, maka akan tetap ditindak tegas.
Meski kebakaran lahan di sejumlah wilayah mulai terjadi, hingga kini Kabupaten belum menetapkan status siaga bencana kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor mengatakan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Kondisi udara Kota Palangka Raya yang sudah mulai tertutup kabut asap dampak karhuta. Terkait itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor, meminta kepolisian memberi tindakan tegas bagi siapapun yang membakar lahan.
Sekitar setengah hektare lahan milik warga yang belum diketahui identitasnya terbakar yang masih belum bisa dipastikan apakah disengaja atau tidak disengaja.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menegaskan bahwa pemerintah sangat serius mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Tenaga Ahli dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, Mayjen TNI (Purn) Komarudin Simanjuntak menyebut 1 jam operasionalnya helikopter water bombing menelan anggaran sampai Rp 200 juta.