Volume Sampah di Kobar Turun Selama Pandemi Covid-19
Robiannor mengimbau masyarakat agar bisa disiplin dengan membuang sampah pada tempatnya. Jangan sampai membuang sampah sembarangan
Tag
Robiannor mengimbau masyarakat agar bisa disiplin dengan membuang sampah pada tempatnya. Jangan sampai membuang sampah sembarangan
Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kapuas kembali meningkatkan pengawasan kebersihan lingkungan di kawasan pemukiman, perumahan, tempat pembuangan sampah, sambil memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Pembersihan sampah ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Barito Utara dengan memerintahkan Dinas PUPR agar mengerahkan alat berat berupa dozer untuk pembersihan tumpukan sampah yang ada
Masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya atau anak sungai diminta agar tidak membuang sampah dan memelihara ternak di tepi sungai. Pasalnya, hal itu?dapat mengundang kedatangan buaya.
Urusan Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan pengelolaan persampahan, serta Penerangan Jalan Umum (PJU) di Bidang Pertamanan dan Kebersihan Dinas PUPR - PKP Kapuas berpindah urusan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan setempat.
Berdasarkan pemantauan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih banyak instansi swasta dan pelaku usaha yang masih menumpuk sampah?di pinggir jalan dengan harapan bisa diangkut oleh petugas sampah keesokan harinya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebut sampah sisa demonstrasi Undang-undang Cipta Kerja pada Selasa, 13 Oktober 2020, sebanyak 17,5 ton.
Volume sampah di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang dihasilkan dari sampah rumah tangga dan lain-lain, selama pandemi Covid-19 mengalami peningkatan.
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bekerja sama dengan PT Pegadaian, mulai menggulirkan program penukaran sampah menjadi tabungan emas sebagai upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan turut menghidupkan bank sampah di Kudus.
Gerakan Bersih Sungai Seruyan?dalam rangka Hari Sungai Sedunia?yang dimulai sejak 25 Agustus lalu hingga kini mampu mengumpulkan?13 ton lebih sampah.
Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah, Jumat, 18 September 2020, menyayangkan masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan.
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Lingkungan Hidup saat ini mulai memberlakukan retribusi sampah untuk Kecamatan Seruyan Hilir. Kadis Lingkungan Hidup Seruyan,…
Warga di Kabupaten Seruyan diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai, karena tindakan ini selain dapat mengotori juga akan membuat sungai tercemar.
Sampai saat ini peredaran narkoba di Kotim masih saja terjadi
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit Muriansyah mengungkapkan, sampah yang dibuang sembarangan dapat mengundang satwa liar datang mencari makan.?
Sekitar tiga?ton sampah berbagai jenis?diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pasca kegiatan pembersihan sungai di sekitar Kelurahan Mendawai, Kamis, 9 Juli 2020.
Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengakibatkan sungai Arut meluap dan sampah menumpuk di pinggiran sungai.
"Terkait sampah yang di Jalan Moestalim, dulunya memang ada TPS swadaya masyarakat dan unit kita mengambil waktu itu. Namun sekarang tidak ada rute ke jalan tersebut," ujarnya, Minggu, 28 Juni 2020.
Pengelolaan sampah masih menjadi salah satu masalah utama di Indonesia. Greeneration Foundation bersama Waste4Change dan RiverRecycle telah mendapatkan dana hibah sebesar US 1 juta dollar untuk mengembangkan sebuah proyek percontohan di Sungai Citarum, Indonesia.
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur mendorong agar pembuangan sampah di Jalan Kembali, Kecamatan MB.Ketapang, Kabupaten Kotim harus dialihkan.?