Foto Terduga Pelaku Penganiayaan Bocah 6 Tahun di Sampit Beredar, Natizen Ramai-Ramai Menghujat
Hujatan para natizen tertuju kepada ibu dan juga kekasihnya
Tag
Hujatan para natizen tertuju kepada ibu dan juga kekasihnya
Saat itv?dari arah yang sama ada sebuah mobil dan mobil tersebut mengurangi kecepatannya karena truk sudah menghalang jalan untuk berbelok
Seluruh pengendara yang melintas di jalan protokol Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhenti sejenak saat detik-detik proklamasi pada 17 Agustus 2020, sekitar pukul 10.13 WIB.?
Untuk memperingati detik-detik proklamasi 17 Agustus 1945,?Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?akan membunyikan sirene secara serempak di Kota Sampit?pada Senin, 17 Agustus 2020?pukul 10.20 WIB.
Pelaku pemerkosa bocah perempuan masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), memberikan uang Rp 100 ribu kepada korban. Pemberian uang tersebut sebagai harapan agar aksinya tidak dilaporkan kepada keluarganya.?
Kasus asusila terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini, remaja putri yang masih berumur 14 tahun menjadi korban nafsu bejat seorang pria.??
Kejadian ini?bermula ketika korban melaju dari arah Samuda menuju Sampit
Saini dilaporkan oleh sejumlah warga karena mereka tidak menerima bantuan sosial?yang pencairannya dikuasakan kepada ketua RT
Petugas juga melakukan pengamanan kepada para penumpang. Terutama terkait barang bawaan mereka
Harga beras lokal maupun dari luar daerah masih normal. Seperti beras dari jawa berkisar Rp 14 ribu per kilo gram, namun tergantung merek
Aksi penusukan terjadi pada 24 Desember 2019. Saat itu korban dan pelaku sedang berkumpul bersama temannya
Motor yang mereka kendarai masuk ke jalur berlawanan. Saat yang bersamaan datang sebuah mobil Avanza dari arah Sampit menuju Kota Besi
Kondisi motornya sendiri mengalami kerusakan yang sangat parah. Sedangkan mobil yang terlibat kecelakaan masuk ke dalam parit
Mereka senagaja buka lebih awal dari hari biasanya. Karena khawatir pada pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini berpengaruh terhadap daya beli masyarakat
Lampu PJU yang ada memang berfungsi, tapi kondisinya sangat redup bahkan saat jalan itu dilewati hampir seperti tidak ada penerangan
Banyak terlihat masyarakat baik itu anak-anak, remaja, bahkan orangtua yang melintas disejumlah jalan dalam kota Sampit
Kejadian ambruknya jembatan ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Beruntung saat ambruk tidak ada pengendara baik motor ataupun mobil dan kendaraan besar lainnya yang melintas
Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga adalah kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,22 persen
Kosongnya daging beku ini karena terkendala pada impor, karena?hingga saat ini negara importir masih belum bisa mengirim akibat terkendala pandemi Covid-19
Petugas dari Gugus Tugas Covid-19 sendiri menjaga disejumlah jalan, terutama di pertigaan dan perempatan menuju areal Pasar Subuh, PPM, dan Pasar Inpres