Pemkab Murung Raya Berencana Mediasi Soal Penyegelan SMP 2 Satap Murung
Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana menggelar mediasi, terkait kasus penyegelan SMP 2 Satu Atap (Satap) Murung.
Tag
Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana menggelar mediasi, terkait kasus penyegelan SMP 2 Satu Atap (Satap) Murung.
Berdasarkan data survey, sebanyak 85,9 persen atau 189 peserta didik menganggap 5HS baik dan layak dilanjutkan. Lalu sebanyak 6, 82 persen atau 15 peserta didik menganggap 5HS sagat baik.
Data ini harus menjadi perhatian, karena saat ini banyak anak yang harus bekerja untuk mencari nafkah. Mereka tidak mampu bersekolah dengan alasan keterbatasan, sehingga akan berdampak pada masa depan mereka nantinya
Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas terus mengupayakan jumlah dan kualitas ruang kelas.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto meminta lembaga pendidikan proaktif memberikan informasi mengenai nilai sekolah yang selanjutnya akan ditempuh siswa.
Pemerintah Kecamatan Bulik mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau membangun sarana dan prasarana pendidikan berupa Sekolah Satu Atap (Satap) di Desa Bunut, kecamatan Bulik.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Pendeta Rayaniatie Djangkan menyatakan, pembangunan sekolah di kawasan relokasi Desa Tumbang Lampahung, Kecamatan Kurun harus menjadi prioritas pada 2019.
Ada sejumlah kasus yang belakangan ini mendadak jadi sorotan. Di antaranya berkaitan dengan kenakalan remaja mulai dari mabuk-mabukan hingga perkelahian geng.
Sekolah dilarang melakukan pungutan liar kepada siswa, karena sekolah sudah dibiayai oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), BOSDa maupun PIP.
Monitoring dan pembinaan di Kecamatan Gunung Timang dipimpin langsung Kepala Disdik H Masdulhaq didampingi Kabid Pembinaan Dikdas H Ardian.
Perjalanan CBI Goes To School berakhir di SMA 1 Kumai, Kotawaringin Barat. Ini menjadi sekolah kelima dalam kegiatan yang merupakan bagian aktivitas cosrportae social responsibilty itu.
Dalam kegiatan Citra Borneo Indah (CBI) Group Goes to School yang dilaksanakan di sejumlah sekolah setingkat SMA di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sesi tanya jawab merupakan bagian yang paling meriah.
SMA 1 Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi pimpinan Citra Borneo Indah (CBI) Group pada gelaran roadshow CBI Goes to School ke beberapa sekolah setingkat SMA di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (7/8/2018).
Para siswa sejumlah sekolah di sekitar perkebunan milik PT Sawit Mandiri Lestari (SML) kini bisa menjelaskan proses produksi minyak sawit. Pengetahuan ini mereka dapatkan setelah mengikuti kegiatan SML Goes to School.
Perusahaan perkebunan PT Sawit Mandiri Lestari baru saja usai menyelenggarakan kegiatan 'SML Goes to School. Kegiatan ini berhasil mengubah cara pandang siswa terhadap bisnis sawit dari semula negatif menjadi positif.
Perusahaan perkebunan PT Sawit Mandiri Lestari (SML) menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) 'SML Goes to School' di SMPN 4 Satap Lamandau di Desa Samu Jaya, SMPN 1 Tapin Bini, dan di SDN Desa Suja.
CBI Group Goes To School menyambangani SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, Rabu (1/8/2018). Sejumlah direktur Citra Borneo Indah Group ini mengajak para siswa memulai memikirkan kemungkinan bergabung di perusahaan yang didirikan pengusaha asal Pangkalan Bun, H Abdul Rasyid AS.
Masih dalam gelaran CBI Group Goes To School, Rabu (1/8/2018) SMK 1 Pangkalan Bun menjadi tujuan para pimpinan PT. Cirta Borneo Indah (CBI) Group untuk berbagi kiat sukses
Saat ini beberapa sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur kekurangan ruang kelas untuk belajar anak didik
Untuk tahap awal, dana yang akan digelontorkan yakni sebesar Rp 980 juta.