BORNEONEWS, Washington - Rencana perdamaian Ukraina, yang disusun pemerintahan Trump, mencakup ketentuan bahwa AS dan negara-negara lain akan mengakui Krimea dan Donbas sebagai wilayah sah Rusia, menurut Axios pada Rabu, mengutip pejabat AS yang tahu masalah tersebut.
Pada saat yang sama, laporan tersebut menunjukkan bahwa berdasarkan rencana tersebut, Ukraina tidak diharuskan mengakui Krimea dan Donbas sebagai bagian dari Rusia.
Qatar dan Turki secara aktif terlibat dalam pengembangan rencana Trump yang baru tersebut dan juga mendukung upaya mediasi AS, kata laporan itu.
Seorang pejabat senior dari Qatar ikut serta dalam diskusi akhir pekan lalu antara utusan khusus Trump Steve Witkoff, dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ukraina, Rustem Umerov, menurut laporan tersebut.
Sumber: Sputnik-OANA-ANTARA
Rencana Trump Cakup Pengakuan Krimea dan Donbas Sebagai Bagian Rusia
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trump Sebut Rencana Perdamaian Ukraina Belum Tawaran Final
Perjanjian AS-Rusia Berakhir, Trump Kaji Uji Coba Senjata Nuklir
Fairid Naparin: Waterfront City Jadi Bagian Penting Rencana Pembangunan
Rusia Perkuat Triad Nuklir dalam Rencana Persenjataan 10 Tahun
Trump Sebut Fase 2 Rencana Gaza akan Terjadi dalam Waktu Dekat
Trump Akan Umumkan Tahap Dua Rencana Damai Gaza Sebelum Natal
Komentar (0)
Memuat komentar…






