BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, terus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan transparan.
Langkah terbaru yang diambil adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai luhur budaya Dayak ke dalam kurikulum dan kampanye edukasi antikorupsi di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Fairid mengungkapkan bahwa kearifan lokal Kalimantan Tengah memiliki fondasi moral yang sangat kuat, terutama mengenai kejujuran dan tanggung jawab.
Menurutnya, filosofi hidup masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi harkat, martabat, dan kejujuran sangat sejalan dengan semangat nasional dalam memberantas praktik korupsi di segala lini pemerintahan.
Penggunaan pendekatan berbasis kearifan lokal ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan dengan sekadar sosialisasi aturan secara formal.
Dengan menyisipkan pesan moral melalui bahasa dan simbol budaya, Fairid meyakini bahwa nilai-nilai integritas akan lebih mudah menyentuh sisi emosional dan spiritual, baik bagi masyarakat umum maupun para aparatur sipil negara (ASN).
"Kita ingin nilai integritas ini tidak hanya menjadi sekadar hafalan aturan, tetapi benar-benar meresap dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Melalui pendekatan budaya, pesan yang disampaikan terasa lebih dekat dengan jati diri kita sebagai masyarakat adat yang jujur," katanya, Kamis, 12 Maret 2026.
Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi tameng bagi para pegawai pemerintah dalam menghadapi godaan penyalahgunaan wewenang.
Dengan menanamkan rasa malu jika melanggar adat dan etika, diharapkan muncul kesadaran internal untuk selalu bekerja secara profesional dan mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Program edukasi berbasis budaya ini nantinya akan diimplementasikan melalui berbagai media, mulai dari spanduk edukatif hingga modul pelatihan kepemimpinan. (HENDRI/j)
Pemko Palangka Raya Integrasikan Filosofi Adat Dayak dalam Penguatan Antikorupsi
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Palangka Raya Gelar Exit Meeting Calon Percontohan Kota Antikorupsi
Menuju Kota Antikorupsi, Pemko Palangka Raya Evaluasi Hasil Observasi Tim Penilai
Bupati Seruyan Minta Damang dan DAD Perkuat Persatuan serta Kelestarian Adat Dayak
KPK Ajak Warga Awasi Layanan Publik untuk Wujudkan Palangka Raya Kota Antikorupsi
Pemprov Kalteng Dukung Palangka Raya Raih Predikat Kota Percontohan Antikorupsi 2026
DPRD Dukung Palangka Raya Jadi Calon Kota Antikorupsi 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







