BORNEONEWS, Buntok – Para investor atau perusahaan yang beroperasi diBarito Selatan diminta untuk mengutamakan tenaga kerja lokal. Ketua komisi II DPRD Barsel, Ideham mengatakan, perusahaan saat melakukan rekrutmen tenaga kerja diharapkan mengutamakan menerima warga lokal.
"KAmi meminta kepada perusahaan untuk menerima warga lokal terutama mereka yang berada diseputar lokasi perusahaan," kata Ideham kepada Borneonews, Minggu (3/9/2017).
Menurutnya, hal tersebut untuk memberdayakan warga lokal serta menyejahterakan masyarakat Barsel pada umumnya. Artinya, masyarakat jangan hanya jadi penonton di tempatnya sendiri.
Selain itu, lanjut dia, hal ini juga untuk meminimalisasi gesekan sosial antara perusahaan dan masyarakat yang bisa menghambat bahkan merugikan perusahaan itu sendiri.
Ia menegaskan, perusahaan jangan hanya mengeruk keuntungan yang besar. Akan tetapi kepentingan masyarakat harus diperhatikan. Dengan begitu antara perusahaan dan masyarakat sama-sama menguntungkan.
Melalui upaya tersebut, lanjut dia, secara otomatis hubungan perusahaan dan masyarakat sekitar terjalin dengan baik. Sehingga saling menguntungkan. "Kami berharap perusahaan menerima tenaga kerja lokal sesuai dengan yang dianjurkan Pemkab yakni 70 persen tenaga lokal dan 30 persen dari luar daerah," harap dia.
Meski begitu, lanjut dia, tempatkanlah tenaga kerja lokal tersebut sesuai dengan kemampuannya. (URIUTU DJAPER/B-2)
Investor di Barsel Diminta Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Kotim Sarankan Program CSR untuk Pelatihan Tenaga Kerja Lokal
Serap Tenaga Kerja Lokal Supaya Hindari Ini, Kata Bupati Gunung Mas
Pemkab Murung Raya Siap Latih Tenaga Kerja Lokal
Ada Lapangan Kerja, Disnaker Harus Proaktif Bantu Pencari Kerja Lokal
Pemkab Kotim Diminta Permudah Investor Jika Ingin Bangun RS Swasta
Barsel Expo Bakal Pamerkan Produk Unggulan Lokal
Komentar (0)
Memuat komentar…

