Awal Tahun, BPBD Palangka Raya Tangani 2 Kejadian Karhutla
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam pencegahan Karhutla,"
Tag
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam pencegahan Karhutla,"
Para peserta menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran narasumber dari BPBD, mengakui bahwa materi kesiapsiagaan sangat relevan dan bermanfaat untuk diterapkan di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya memberikan kepastian bahwa kondisi bencana banjir di wilayah tersebut selama tahun 2025 hingga saat ini berada dalam kategori kondusif dan relatif aman bagi masyarakat.?
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengayakan Tim Tim Respon Cepat (TRC) BPBD melakukan pemasangan spanduk waspada menghadapi cuaca ekstrem hidrometeorologi.
"Kami melakukan pemangkasan ranting dan dahan yang rapuh, penebangan pohon yang sudah tua dan berpotensi tumbang, serta penanaman pohon pengganti. Semua ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat,"
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi bencana.
Penandatanganan perjanjian kerjasama ini menandai komitmen bersama dalam meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah Palangka Raya.
"BPBD juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir,"
"Jika terjadi peningkatan yang signifikan, segera evakuasi diri ke tempat yang lebih aman,"
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Heri Fauzi, menindaklanjuti laporan terkait genangan air yang terjadi di Jalan Yos Sudarso VII, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya.
"Kami akan terus berkoordinasi dan memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, sehingga BPBD dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi masyarakat,"
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya terus menggencarkan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai wilayah.
"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan atau membakar lahan,"
Tim gabungan yang dipimpin oleh BPBD Kota Palangka Raya membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran drainase di Jalan Sakan.? Aksi pembersihan ini dilakukan sebagai tindak lanjut laporan dari masyarakat yang mengeluhkan terganggunya aliran air di drainase tersebut.
"Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerugian yang lebih besar akibat Karhutla,"
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil deteksi dini Pemetaan Risiko Berbasis Analisa Dini (Perisai) per tanggal 21 Juli 2025, sebagian besar wilayah Kota Palangka Raya menunjukkan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah pada level sangat tinggi (berwarna merah).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan edukasi mitigasi bencana bagi peserta didik baru di sejumlah sekolah menengah pertama di kota setempat.
"Tingkat kemudahan terbakar yang tinggi menuntut kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pihak untuk mencegah terjadinya karhutla. Upaya pencegahan menjadi langkah krusial untuk melindungi lingkungan dan aset masyarakat,"
Heri memberikan pemahaman komprehensif tentang bahaya karhutla dan dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk proaktif dalam upaya pencegahan karhutla. Masyarakat diminta untuk menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok tidak pada tempatnya,"