Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Layanan Kesehatan Harus Mudah Diakses
Gubernur menyampaikan pemerintah terus berupaya memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, dan perekonomian.
Tag
Gubernur menyampaikan pemerintah terus berupaya memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, dan perekonomian.
Hal tersebut disampaikan Agustiar saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kobar Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Selasa, 6 Oktober 2026.
Agustiar mengatakan kemajuan Kobar hingga usia ke-67 merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai elemen masyarakat.
Dari total 10 juta liter air bersih yang disiapkan untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Kalteng, sebanyak 6,7 juta liter telah disalurkan. Khusus untuk Kotim, distribusi air bersih telah mencapai 2,7 juta liter.
"Kalau masyarakat membutuhkan pangan, air bersih, kesehatan dan pendidikan, pemerintah harus hadir. Kita datang bukan hanya melihat, tetapi mencari jalan keluar,"
Instruksi tersebut tampak gubernur berikan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Reza Prabowo dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Juni Gultom.
Pesan tersebut disampaikan melalui Kelas Digital Huma Betang dari Media Center Posko Penanganan Darurat Karhutla di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya.
Kegiatan tersebut terhubung melalui TV Kalteng di tengah pelaksanaan pembelajaran yang menyesuaikan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal tersebut disampaikan saat Gubernur menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Selain itu, pemerintah juga menyediakan bantuan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan.
Di tengah kondisi itu, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran, mengerahkan bantuan air bersih bagi warga. Penyaluran dilakukan di sejumlah kecamatan di daerah ini.
Penegasan tersebut disampaikan dalam rangkaian penyaluran bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat Kabupaten Barito Selatan.
Pesan tersebut disampaikan Agustiar saat menghadiri Ramah Tamah dalam rangka Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan di Kantor Bupati Barito Selatan.
Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dunia usaha, dan masyarakat.
Gubernur menyampaikan bahwa kemarau panjang diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2026 dan dalam beberapa minggu terakhir kejadian karhutla di wilayah Kalteng meningkat.
Peninjauan dilakukan bersama tim gabungan di sejumlah lokasi yang terpantau memiliki titik panas.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan di Kantor Bupati Barito Selatan, Senin, 21 September 2026.
Hal tersebut menjadi tujuan Rapat Koordinasi Pemerintah dan Perusahaan Pemegang Hak Guna Usaha yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) dan dipimpin langsung Menkopolkam Djamari Chaniago.
Instruksi tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Penandatanganan tersebut dilakukan dalam Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng.