Kabut Asap di Sampit Mulai Pekat
Kabut asap yang mulai terjadi sejak beberapa hari lalu, kini mulai pekat. Bahkan bau asap tersebut cukup menyengat. Sehingga sangat mengganggu masyarakat yang beraktivitas di pagi hari.
Tag
Kabut asap yang mulai terjadi sejak beberapa hari lalu, kini mulai pekat. Bahkan bau asap tersebut cukup menyengat. Sehingga sangat mengganggu masyarakat yang beraktivitas di pagi hari.
Politisi Partai Golkar Palangka Raya, Subandi khawatirkan anak usia sekolah yang harus berangkat sekolah pagi-pagi di saat Kota Cantik tengah dilanda kabut asap seperti saat ini.
Dalam kondisi kabut asap beberapa hari terakhir ini, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mengimbau agar masyarakat menggunakan masker.
Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini sudah mulai diselimuti kabut asap.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengajak masyarakat untuk meminimalisasi dampak kabut asap dengan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. “Penting untuk…
Mulai munculnya kabut asap pekat di Kota Palangka Raya belum sampai memicu kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Dalam beberapa hari terakhir ini, kabut asap tipis mulai menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Salah satu warga Palangka Raya bernama Umi berterimakasih kepada Polres Palangka Raya yang membagikan masker secara gratis.
Jajaran Polres Palangka Raya siang ini membagikan 1.500 masker gratis kepada masyarakat. Pembagian ini rencananya akan terus berlanjut.
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar meminta kepada masyarakat untuk menyalakan lampu kendaraan meskipun pada siang hari.
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika berkendara. Imbauan ini ia sampaikan mengingat saat ini kabut di Palangka Raya mulai terasa menyengat.
Masyarakat di Kota Palangka Raya mulai merasakan imbas dari kabut asap. Kabut asap tipis ini mulai mengganggu jarak pandang pengendara di Kota Cantik.
Aparat Polres Palangka Raya sore ini membagikan sebanyak 1500 masker kepada masyarakat. Pembagian masker ini bertitik di samping kantor pos polisi Bundaran Besar Palangka Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Murung Raya (Dinkes Mura), dr Suria Siri imbau masyarakat agar menggunakan masker ketika berada di luar rumah atau bepergian menggunakan kendaraan motor
Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya menyiapkan dan membagikan masker gratis untuk masyarakat kota Palangka Raya. Masker ini diharapkan bisa meminimalisasi dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan.
Selain kabut asap, debu juga memiliki potensi untuk bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi anak-anak usia sekolah
Hingga saat ini masih belum ada kebijakan yang diambil terkait asap yang dalam beberapa hari terakhir mulai nampak di kawasan kota
Upaya pencegahan primer yang bisa dilakukan seperti yang telah dilakukan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Satgas Karhutla saat ini yang patut mendapat apresiasi
Kelompok rentan adalah orang tua, ibu hamil, dan anak-anak usia sekolah. Ini harus menjadi prioritas jika kabut asap ini semakin parah
Bencana kebakaran hutan dan lahan ini berdampak negatif pada berbagai sisi kehidupan masyarakat