Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Tingkatan ini tercatat tersebar di 414 titik pemantauan yang mencakup beberapa kecamatan utama, yakni Rakumpit, Sabangau, Bukit Batu, Jekan Raya, hingga Pahandut.
Tag
Tingkatan ini tercatat tersebar di 414 titik pemantauan yang mencakup beberapa kecamatan utama, yakni Rakumpit, Sabangau, Bukit Batu, Jekan Raya, hingga Pahandut.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.50 WIB di Jakarta, Minggu, menunjukkan Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di posisi ketiga terburuk di dunia dengan angka 158 atau masuk dalam kategori tidak sehat.
Hujan sempat mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Namun, hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir masih bersifat lokal dan berlangsung singkat sehingga belum menjadi tanda ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berakhir.
Indeks Kualitas Udara (AQI) tercatat mencapai angka 487, masuk dalam kategori Berbahaya, dengan jarak pandang hanya tersisa 1,4 kilometer dalam kondisi berasap pekat.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menyusul hasil pemantauan kualitas udara di Pangkalan Bun…
Pemantauan kualitas udara tersebut dilakukan DLHK Kapuas pada Kamis, 30 Juli 2026, di kawasan Taman Adipura, Jalan Tambun Bungai, Kecamatan Selat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan rutin kondisi udara ambien untuk mengetahui tingkat kualitas udara sekaligus mendukung upaya pengelolaan dan pengendalian pencemaran udara di Kabupaten Kapuas.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Pitria Noor Jaya, mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewaspadai dampak musim kemarau yang diprediksi akan terjadi tahun ini, khususnya terhadap kualitas udara di Kota Palangka Raya.
Kota Palangka Raya saat ini mengalami penurunan kualitas udara. Berdasarkan data Aplikasi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Net pada 21 September 2024, kondisi udara di Palangka Raya telah memasuki zona biru, yang berarti kategori sedang, setelah sebelumnya berada di zona hijau atau kategori baik.
Kualitas udara di DKI Jakarta, berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Senin pagi menjadi yang terburuk di dunia.
Kualitas udara di Palangka Raya kini diawasi dengan ketat berkat pemasangan sensor PM2.5 (Particulate Matter) canggih.
Kualitas udara DKI Jakarta, pada Senin berada dalam kategori tidak sehat dan masuk tiga terburuk di dunia berdasarkan data yang dikeluarkan oleh situs pemantau kualitas udara IQAir.
Kualitas udara di DKI Jakarta pada Minggu pagi berada dalam kategori tidak sehat, bahkan?berada di posisi kedua sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Kualitas udara di Jakarta pada Minggu pagi tidak sehat bagi kelompok sensitif dan menduduki urutan sepuluh besar sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Akhir pekan lalu, Sabtu dan Minggu, Kota Palangka Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai dengan angin kencang, petir dan juga kilat. Turunnya hujan ini berdampak pada membaiknya kualitas udara.?
Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Arthur Apriossi Tuwan, meminta kepada Pemerintah Kota Palangka Raya untuk segera mengambil tindakan konkret menyusul memburuknya kualitas udara selama tiga hari terakhir.
Indeks kualitas udara (air quality index/AQI) di DKI Jakarta mencapai?160 atau masuk kategori tidak sehat, berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Minggu pukul 06.20 WIB.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas saat ini masih belum memiliki alat pemantau kualitas udara.?
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan mengatakan kualitas udara di Kota Palangka Raya perlahan membaik.
Kota Palangka Raya berada pada posisi kedua kota dengan polutan tertinggi dunia berdasarkan data real-time rankings Air Quality Index (AQI).
Hujan deras yang mengguyur di sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sore kemarin, Kamis, 5 Oktober 2023, tidak membuat kualitas udara membaik pada Jumat pagi, 6 Oktober 2023.