Pertumbuhan Jumlah APERD di Kalteng Tunjukkan Tren Positif
"Penjualan tersebut naik dari Rp6,03 miliar menjadi Rp13,35 miliar, yang mencerminkan respons positif masyarakat terhadap produk investasi yang ditawarkan,"
Tag
"Penjualan tersebut naik dari Rp6,03 miliar menjadi Rp13,35 miliar, yang mencerminkan respons positif masyarakat terhadap produk investasi yang ditawarkan,"
"Masyarakat semakin sadar akan pentingnya investasi di pasar modal. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi dan sosialisasi yang kami lakukan mulai membuahkan hasil,"
"Jumlah nilai saham mengalami penurunan sebesar Rp898,95 miliar atau -21,06 persen dari Rp4.278,64 miliar menjadi Rp3.379,69 miliar year-on-year atau yoy,"
"Peningkatan ini menunjukkan adanya kepercayaan yang terus tumbuh dari masyarakat terhadap layanan perbankan di daerah Kalteng,"
"Program EKI dan EPIKS ini memperkenalkan serta menghubungkan desa dan pondok pesantren potensial dengan berbagai produk dan layanan jasa keuangan, termasuk produk pinjaman dan simpanan,"
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai akuisisi Bank Victoria Syariah oleh BTN merupakan hal yang positif karena dilakukan untuk persiapan?spin off?UUS BTN dan akan menghasilkan bank umum syariah dengan skala usaha yang lebih besar.
Dalam rangka meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani menggelar kegiatan edukasi keuangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN. Acara ini berlangsung di Kelurahan Bereng Bengkel, Kota Palangka Raya, dan menyasar khususnya para pelajar.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK terus mendorong penerapan tata kelola yang baik diiringi dengan integritas tinggi guna memperkuat industri jasa keuangan dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, dalam sambutannya pada kegiatan Governansi Insight Forum (In Fo) dengan tema "Bersama OJK Membangun Sektor Jasa Keuangan yang Berintegritas" di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Selasa, 18 Februari 2025.
Kegiatan In Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Sumatera Utara berlangsung meriah dengan kehadiran lebih dari 1.000 peserta pada Senin, 18 Februari 2025.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola dan integritas sektor jasa keuangan atau SJK secara berkelanjutan dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Palangka Raya, BPS Kabupaten Kotawaringin Timur, dan BPS Kabupaten Lamandau telah melaksanakan witnessing Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK tahun 2025.
Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, yang diwakili oleh Kepala Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis, Andrianto Suhada, menekankan pentingnya peran guru dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan siswa.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah baru-baru ini melaksanakan Training of Trainers atau ToT yang ditujukan kepada para guru di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Fun Bike & Silaturahmi awal tahun bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau BI Provinsi Kalimantan Tengah dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan atau FKIJK Kalimantan Tengah.
"Kegiatan seperti Fun Bike & Silaturahmi ini dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar lembaga dan meningkatkan kerjasama di masa depan,"
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menyatakan bahwa sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah tetap terjaga stabil dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi daerah menyambut tahun 2025.
"Melibatkan awak media dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis OJK untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi dengan publik. Dengan kehadiran media, OJK berharap informasi mengenai kebijakan dan langkah strategis yang diambil dapat tersebar luas dan dipahami oleh masyarakat,"
"Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kalimantan Tengah mengenai produk-produk IAKD, khususnya yang terkait dengan aset kripto,"
?Pada November 2024, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah telah berkoordinasi dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD Provinsi Kalimantan Tengah untuk membahas realisasi program kerja serta evaluasi program kerja tahun 2024.
Sejak awal tahun hingga November 2024, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah telah melaksanakan 96 kegiatan yang berfokus pada edukasi dan pelindungan konsumen.