Wakil Bupati Murung Raya Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembuangan Bayi
Wakil Bupati Murung Raya (Mura), Rejekinoor meminta polisi mengusut tuntas kasus pembuangan bayi di semak pada Jumat, 14 Juni 2019 lalu.
Tag
Wakil Bupati Murung Raya (Mura), Rejekinoor meminta polisi mengusut tuntas kasus pembuangan bayi di semak pada Jumat, 14 Juni 2019 lalu.
Saat melakukan pemeriksaan yang ditangani Polsek Murung di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kapolsek Murung bersama anggotanya juga menemukan ari-ari bayi tersebut tak jauh dari lokasi.
Banyak dari warga Kota Puruk Cahu yang berdatangan ke RSUD Puruk Cahu untuk melihat kondisi dan berniat untuk mengadopsi bayi laki-laki yang ditemukan di semak belukar.
Polisi masih menyelidiki kasus penemuan bayi laki-laki seberat 2,3 kilogram tersebut.
Bayi laki-laki yang ditemukan warga di semak-semak dilarikan ke RSUD Puruk Cahu, Jumat, 14 Juni 2019. Adapun saat ini, tim medis masih memantau perkembangan kondisi bayi malang tersebut.
Seorang bayi masih berlumuran darah ditemukan warga di semak-semak belakang Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Murung Raya, Jumat, 14 Juni 2019.
Banyak warga berminat untuk mengadopsi bayi yang ditemukan di Palangka Raya. Bayi yang beberapa waktu akibat ditelantarkan orangtuanya.
Pasangan yang ingin mengadopsi Sila Utami Bhayangkari, bayi yang ditelantarkan orangtuanya di Jalan Mahir Mahar Palangka Raya, diharapkan untuk segera mendaftar diri sebagai calon orangtua angkat.
Jumlah pasangan yang serius ingin mengadopsi, Sila Utami Bhayangkari, bayi diduga dibuang orangtuanya, kian bertambah.
Dinas Sosial Kota Palangka Raya akan menjamin kebutuhan hidup dari Sila Utami Bhayangkari, bayi yang dibuang orangtuanya, setelah serahterima antara Dinsos Kota Palangka Raya dengan RSUD Doris Sylvanus, Rabu, 12 Juni 2019.
Proses adopsi dari Sila Utami Bhayangkari, bayi yang dibuang orangtuanya di Jalan Mahir Mahar Palangka Raya akan dilanjutkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya jika sudah ada titik terang hasil penyelidikan Polres Palangka Raya.
Bayi perempuan yang diduga dibuang oleh orangtuanya dan ditemukan di Jalan Mahir Mahar pada awal Juni 2019 lalu, ternyata telah memiliki nama yang cantik.
Pihak RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya menyerahkan perawatan bayi terlantar yang diduga dibuang oleh orangtuanya di Jalan Mahri Mahar awal Juni 2019 lalu kepada pihak Dinas Sosial Kota Palangka Raya.
Meski sudah diserahterimakan kepada pihak Dinas Sosial Kota Palangka Raya, RSUD Doris akan tetap memberikan layanan kesehatan kepada bayi terlantar yang dibuang di Jalan Mahir Mahar Kota Palangka Raya.
Kondisi bayi terlantar yang diduga dibuang oleh orangtuanya saat ini sudah dalam kondisi sehat dan siap untuk dipindahkan setelah mendapat perawatan yang cukup intesif oleh RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
Sejak ditemukan 10 hari yang lalu di Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, banyak warga ingin mengadopsi bayi malang yang diduga sengaja dibuang orang tuanya.
Cukup banyak pasangan ingin mengadopsi bayi yang ditemukan di Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses pengadopsian bayi yang ditemukan di Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, masih akan berubah. Perubahan itu terjadi jika nanti ibu dari bayi tersebut ditemukan.…
Saat ini kondisi bayi mengalami peningkatan. Kesehatan dan keadaannya terus membaik
Penyelidikan kasus temuan jasad bayi di belakang rumah potong sapi di jalan Kaladan, Buntok menemui titik terang.