Jasa Raharja Siapkan Santunan Bagi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air, Ini Nilainya
Santunan untuk keluarga korban kecelakaan alat transportasi umum didasarkan pada Peraturan Kementerian Keuangan No. 15/PMK.010/2017.
Tag
Santunan untuk keluarga korban kecelakaan alat transportasi umum didasarkan pada Peraturan Kementerian Keuangan No. 15/PMK.010/2017.
Pesawat teregistrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu jatuh saat akan menanjak ke ketinggian 13.000 kaki dari permukaan laut.?Sebelum lepas landas, pesawat SJ 182 juga sempat menunda keberangkatannya selama 30 menit karena cuaca hujan.
Pesawat jenis Boeing 737-500 yang dioperasikan Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 ternyata telah mengalami sederet insiden dan kecelakaan serius di berbagai belahan dunia.
Keluarga korban sangat menyesalkan pemindahan pesawat dari maskapai Nam Air ke Sriwijaya air SJ-182 yang jatuh Sabtu (9/1) kemarin.
Rafiq Yusuf Al Idrus, suami dari satu di antara penumpang Sriwijaya Air SJ 182 atas nama Panca Widiya Nursanti menceritakan bahwa semula telah direncanakan liburan sekeluarga, namun terkendala aturan yang mewajibkan tes swab PCR sehingga hanya istrinya yang pulang ke Tegal, Jawa Tengah.
Extra crew di pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182, Fadly Satrianto, rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB berencana menikah dan telah bertunangan.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kepala Basarnas Bagus Puruhito, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjanto, Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo, dan Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, menyampaikan progres temuan bagian pesawat Sriwijaya SJ 182 oleh tim gabungan di lapangan.
Pilot pesawat Sriwijaya Air, Kapten Afwan, tergesa-gesa berangkat pada hari dia bertugas menerbangkan pesawat dengan nomor register PK-CLC SJ 182.
Jasa Raharja Lampung sedang mengumpulkan data-data tiga warga setempat yang diduga ikut dalam penerbangan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang terjatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).
Kementerian Luar Negeri Turki menyampaikan dukacita atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mengatakan Komisi V DPR akan segera memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meminta penjelasan terkait peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK CLC register SJ 182 di area Kepulauan Seribu.
Tim Search and Rescue (SAR) menemukan dugaan serpihan bagian pesawat Sriwijaya Air dengan nomor register PK-CLC SJ 182 dengan dimensi 1-2 meter berikut potongan tubuh manusia pada Minggu pagi pukul 10.00 WIB sekitar 1,6 mil dari Pulau Lancang.
Tim SAR pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182 mengirimkan dua kantong mayat diduga berisi properti pesawat dan potongan tubuh penumpang ke Rumah Sakit Polri Kramatjati.
Keluarga pilot Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak dan diduga jatuh di Kepulauan Seribu DKJ?Jakarta, mengatakan Kapten Afwan pada Sabtu (9/1) berangkat tergesa-gesa dan mengenakan baju yang tidak diseterika.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengawasi secara ketat proses realisasi kompensasi bagi keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, agar segera direalisasikan dan tidak berbelit-belit prosesnya.
Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi memantau perkembangan pencarian penumpang dan badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, DKI?Jakarta.
Tim penyelam dari Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut menemukan bagian tubuh diduga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC register SJ 182 di Kepulauan Seribu.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Panglima TNI dan Kabasarnas, Ketua KNKT, Panglima TNI, Dirut Jasa Raharja dan Dirjen Perhubungan Udara, meninjau lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menggunakan Kapal KRI John Lie milik TNI pada Minggu (10/1).
Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut membagi empat tim untuk membantu pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.