BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berbagai potensi wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menarik pakar marketing atau pemasaran internasional yang juga menjabat sebagai Presiden World Marketing Association Hermawan Kertajaya untuk mendatangi dan melihat hal tersebut secara langsung.
Bahkan pria yang menjabat sebagai presiden MarkPlus, Inc, yaitu perusahaan konsultan manajemen yang berbasis di Asia ini juga sempat melakukan diskusi dengan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah memgenai bagaimana cara meningkatkan promosi potensi wisata di Bumi Marunting Batu Aji ini.
"Sebelum datang ke Kabupaten Kobar, April 2019 pada acara Jakarta Marketing Week saya sempat bertemu beliau. Saat itu beliau menyampaikan bahwa pemaparan yang kami sampaikan dalam talkshow bertajuk Eco - Tourism in The Heart of Borneo menarik perhatiannya dan menyatakan ingin melihat langsung bagaimana potensi wisata yang ada di Kabupaten Kobar," jelas Bupati Nurhidayah, Senin, 20 Mei 2019.
Bupati mengatakan sejak pakar marketing tersebut mengunjungi Kabupaten Kotawaringin Barat selama 4 hari sejak 16 Mei 2019, terdapat beberapa hal yang menjadi catatan sebagai upaya peningkatan promosi wisata.
"Dalam diskusi yang kami laksanakan beberapa hari lalu, selain objek wisata yang sudah terkenal yaitu Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) berbagai objek wisata lain serta kebudayaan yang ada di Kabupaten Kobar berpotensi untuk dipasarkan di bursa wisata. Memang kendala kita selama ini adalah melakukan branding atau mengemas bagaimana agar potensi wisata tersebut bisa mempunyai nilai jual bagi para wisatawan," jelas Bupati.
--page
Bahkan, lanjut Bupati, menurut Hermawan, Kabupaten Kobar ini bisa dikatakan sebagai Spirit of Borneo.
“Karena menurut Pak Hermawan, Kobar memiliki taman nasional yang dikenal sebagai World Capital of Orangutan, ini artinya kelasnya sudah skala internasional," jelas Bupati.
Menurut Bupati, berdasarkan hasil diskusinya dengan Hermawan saat ini adalah momentum yang tepat bagi pemerintah daerah untuk menyusun strategi marketing yang tepat dalam memasarkan berbagai potensinya.
“Disampaikan pakar marketing tersebut bahwa pemerintah daerah harus merencanakan konsep promosi pariwisata terpadu yang saling terintegerasi atau sustainable marketing, yaitu konsep marketing berkelanjutan dan mampu memberi kemanfaatan yang besar bagi masyarakat. Tentunya dengan branding yang lebih tertata dengan perencanaam yang lebih sistematik," kata Bupati.
Selain itu banyaknya pelaku ekonomi kreatif di Kobar, diharapkan juga bisa menjadi bagian dalam strategi pengembangan pariwisata.
--page
"Masih menurut beliau, banyaknya wisatawan yang datang ke Kobar sekiranya tidak hanya berhenti sebatas menikmati keindahan alamnya saja, namun juga membelanjakan uangnya untuk berbagai produk olahan hasil kreatifitas para pelaku Usaha Kecil dan Menengah," jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/B-2)


