| BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kasat Polair Iptu Afif Hasan mewakili Kapolres Seruyan AKBP Ramon Z Ginting mengimbau agar nelayan tidak melaut saat kondisi gelombang sedang tinggi. Ini karena gelombang tinggi dapat menghamtan kapal nelayan hingga membahayakan nyawa nelayan. "Kita terus mengimbau nelayan agar mereka tetap mengutamakan keselamatan, jangan sampai memaksa melaut walaupun mereka telah mengetahui situasi gelombang laut sedang tinggi," kata Afif saat mendatangi nelayan yang bersandar di muara Sungai Seruyan, Rabu 12 Juni 2019. Afif juga mengimbau agar nelayan tidak menangkap spesies yang memang dilarang, karena dikhawatirkan akan mengurangi populasi di laut. "Tangkap hasil laut yang memang diperbolehkan. Kita imbau agar menangkap ikan dengan cara yang tradisional, tidak merusak habitat ikan di laut," ucapnya. --page Sementara itu Bain salah satu Nelayan di Kuala Pembuang mengaku belum bisa melaut karena kondisi gelomban laut masih tinggi sehingga sangat mengganggu aktivitas penangkapan ikan. "Kami ada sempat ke laut pada hari ketiga lebaran, setalah itu tidak ada melaut lagi karena sekarang sedang musim tenggara, gelombangnya cukup tinggi," ujarnya. (RENO) |
Ini Imbauan Kasat Polair Polres Seruyan kepada Nelayan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ini Imbauan Polres Kapuas kepada Masyarakat terkait Kebakaran Hutan dan Lahan
Polres Seruyan akan Potong 7 Hewan Kurban
Tiga Perwira Polres Seruyan Dimutasi
Camat Lunci Ingatkan Jangan Melaut Seorang Diri
Gelombang Tinggi Sebabkan Harga Ikan Laut di Katingan Melonjak
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi Perairan Selatan Kalimantan Tengah
Komentar (0)
Memuat komentar…

