INILAH.COM, Medan - Polisi amankan dua orang teman pengajian RMN (24) terduga pelaku bom bunuh diri di Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan.
Dikutip dari Antara, dua orang tersebut yakni Aris (28) dan Fadli (23), diamankan pada Jumat (15/11/2019). Keduanya merupakan kakak beradik warga Jalan Tambak Lingkungan 20, Kelurahan Canang Kering, Kecamatan Medan Belawan.
Keterangan Rudi Suharto (52) yakni orang tua dari kedua orang yang diamankan, mengatakan bahwa dirinya yang menyerahkan kedua anaknya ke kepala lingkungan, untuk diserahkan kepada polisi.
Hal itu dilakukannya setelah mengetahui anaknya diduga terlibat peristiwa bom bunuh diri di Makopolrestabes Medan.
Selain itu kepala lingkungan tempatnya tinggal juga menyuruhnya mencari informasi tentang dugaan keterlibatan anaknya.
Mengetahui hal tersebut, Rudi lantas tidak mengizinkan anaknya keluar rumah. Namun salah satu anaknya yang bernama Andre, yang saat ini masih dalam pencarian, kabur.
"Saya menyerahkan ke Kepling sekitar jam setengah sepuluh, tak lama berselang, sekitar pukul sembilan pihak kepolisian datang ke rumah Kepling lalu mereka dibawa," katanya kepada wartawan.
Mengenai dugaan keterlibatan kedua anaknya dengan RMN, Rudi mengaku bahwa keduanya merupakan teman satu pengajian dengan RMN. Ia juga sering melihat anaknya bergaul dengan RMN.
Namun, ia tetap berharap agar kedua anaknya tidak terlibat dalam peristiwa bom bunuh diri tersebut.
"RMN sering kemari dan kadang-kadang main sama mereka. Dia lebih sering datang siang," ujarnya. (Inilah.com)
Polisi Amankan Dua Teman Ngaji Pelaku Bom Medan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Sebut Pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan Terencana
Polisi Periksa 29 Orang Terkait Hakim Medan Tewas
Polisi Mengamankan Empat Pelaku dan Enam Korban Kawin Kontrak
Polisi Amankan Ibadah Natal Disejumlah Gereja di Palangka Raya
Pelaku Spesialis Curat di Palangka Raya Ditembak Polisi
Pelaku Pencurian Yang Ditembak Polisi Ternyata Residivis Jambret
Komentar (0)
Memuat komentar…

