BORNEONEWS, Paris - Pemerintah Prancis akan meminta anggota parlemen supaya memperpanjang status darurat pandemi COVID-19 sampai 31 Juli 2022 untuk mengatasi krisis virus corona yang terus terjadi, demikian juru bicara Gabriel Attal, Rabu (13/10).
Perpanjangan status darurat mengisyaratkan bahwa pemerintah masih akan memiliki wewenang untuk memperpanjang atau memberlakukan kembali langkah-langkah pembatasan seperti penggunaan pas kesehatan untuk dapat mengakses sejumlah tempat misalnya restoran, bar dan bioskop.
Status darurat COVID-19 dan persyaratan pas kesehatan akan berakhir pada 15 November.
"Tidak ada risiko berarti dari kemunculan kembali epidemi," kata Attal kepada awak media usai rapat kabinet.
"Kami mesti terus waspada sampai musim panas mendatang."
Sumber: Reuters/ANTARA
Status Darurat COVID-19 Prancis Diperpanjang Sampai 31 Juli 2022
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Prancis, Negara ke-6 dengan Lebih dari 10 Juta Kasus COVID-19
Prancis Pangkas Periode Isolasi Orang Terpapar COVID Jadi Tujuh Hari
Presiden Macron Kesampingkan Pembatasan Baru COVID di Prancis
Prancis Gantikan Austria di ATP Cup
Prancis Selidiki Dugaan Terorisme Dalam Ledakan Timnya di Reli Dakar
Prancis tak akan Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing
Komentar (0)
Memuat komentar…






