BORNEONEWS, Palangka Raya - Terdakwa kasus sabu, Saipul Rahman Alias Ipul terancam 6 tahun penjara dan denda Rp 1 milar 5 ratus subsider 3 bulan penjara.
"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," ungkap jaksa Riwun Sriwati, Senin 21 Februari 2022.
Menanggapi tuntutan itu, terdakwa langsung mohon keringan hukuman yang seringan-ringannya, alasannya tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi.
"Selain itu saya juga merupakan tulang punggung keluarga yang mulia hakim," terang terdakwa saat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Palangka Raya secara virtual.
Terdakwa ditangkap Minggu 10 Oktober 2021 sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Tjilik Riwut, Komplek Damang Gustaf Erang, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 2 paket sabu berat 3,55 gram, 1 buah timbangan digital merek Pocket Scale warna hitam, 2 bundel plastik klip di dalam 1 buah tas kecil warna hijau abu-abu. (NOPRI/B-6)
Sering Edarkan Sabu, Saipul Terancam 6 Tahun Penjara
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pengedar Sabu Terancam 5 Tahun Penjara
Pengedar 5 Kantong Sabu Terancam 8,5 Tahun Penjara
Edarkan Sabu yang Kendalikan Sang Istri
Diduga Edarkan Sabu, Seorang IRT Ditangkap Satresnarkoba Polres Kapuas
Pria Ini Akui Baru Coba-coba Edarkan Sabu
Satresnarkoba Polres Kapuas Tangkap Seorang Pemuda Karena Edarkan Sabu
Komentar (0)
Memuat komentar…







