BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Nelayan Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, mengusulkan agar dibangun tempat tambatan perahu di kawasan Pantai Seribu Cemara.
Tempat tambat perahu, sangat berguna agar warga khususnya nelayan dapat menambatkan perahu di kawasan pantai, ketika air sungai surut.
Kepala Desa Sungai Bakau Yuyun Erawati menyampaikan, usulan para nelayan tersebut didasari lantaran pada waktu atau musim tertentu, perahu nelayan tidak bisa masuk kedalam lantaran air sungai surut.
“Pada saat surut, para nelayan harus menambatkan perahunya jauh di sekitar muara sungai, sehingga cukup menyulitkan mereka untuk membawa hasil tangkapan, “ kata Yuyun, Selasa, 1 Maret 2022.
Semenjak terbangunya jembatan menuju Pantai Seribu Cemara, para nelayan sudah cukup terbantu lantaran bisa menambatkan perahu lebih dekat yakni di kawasan tepi pantai Seribu Cemara dan mengangkut hasil laut melewati jembatan.
--page
“Aspirasi warga ini, kami teruskan ke pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Seruyan, mudah mudahan pada saatnya nanti bisa di realisasikan, sehingga warga memiliki tempat tambat perahu, “ ungkapnya.
Dengan adanya tempat tambat perahu di kawasan pantai Seribu Cemara, dharapkan akan memudahkan para nelayan untuk menambatkan perahunya ketika kondisi air sungai sedang surut. (FAHRUL/B-7)









