**Borneonews** Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan harapannya agar gelaran West Java Festival (WJF) 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dapat memberikan dorongan signifikan terhadap perekonomian daerah.
Ajang tahunan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk menampilkan potensi besar yang dimiliki oleh Jawa Barat, mulai dari kuliner, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seni budaya, hingga kearifan lokal lainnya. Herman Suryatman mengajak masyarakat untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam WJF 2024. "Insya Allah, akan membahagiakan kita semua. Tak kalah penting, WJF mengingatkan kita akan luar biasanya potensi Jabar dalam berbagai aspek, seperti kuliner, UMKM, dan seni budaya," ujarnya dalam acara yang berlangsung di Gedung Sate, Bandung.
Rangkaian kegiatan WJF mencakup konser musik, festival budaya, festival kuliner, pameran, seminar, festival UMKM, dan berbagai kegiatan menarik lainnya. Kegiatan tersebut akan melibatkan 27 kabupaten/kota di seluruh wilayah Jawa Barat. Dengan tema WJF 2024 yang diangkat adalah "Harmoni Kolaborasi", Pemprov Jabar berkomitmen untuk menghadirkan semangat kolaborasi dalam berbagai aspek pembangunan daerah.
Acara ini akan berlangsung pada tanggal 23-24 Agustus di kawasan Gedung Sate. Diharapkan, WJF juga akan menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara serta semakin memperkenalkan Jawa Barat kepada masyarakat lebih luas. Herman menambahkan, "Banyak kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti bazar, diskusi, seminar, dan tentu saja konser musik. West Java Festival 2024 yang bertajuk 'Harmoni Kolaborasi' ini menunjukkan semangat kebersamaan kita untuk membangun Jawa Barat."
ANTARA
West Java Festival 2024, Gairahkan Perekonomian Jawa Barat
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pencegahan Radikalisme di Papua Barat Melalui Festival YOI
Jawa Barat Batasi Sampah ke TPA Sarimukti, Dorong Pengelolaan Mandiri
Jawa Barat Butuh Lima Pembangkit Listrik Tenaga Sampah untuk Pengelolaan Sampah
BPOM Amankan Obat Ilegal di Jawa Barat Senilai Rp8,1 Miliar
Pengelolaan Sampah Mandiri di Jawa Barat lewat Teknologi Inovatif
Jawa Barat Raih Emas Voli Duduk di Peparnas XVII Solo
Komentar (0)
Memuat komentar…







