**Borneonews - Pangkalpinang**, Seluruh pejabat eselon II dan III Pemerintah Kota Pangkalpinang, yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah berkomitmen untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan penanganan kasus stunting yang masih menjadi tantangan di daerah tersebut.
Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, mengungkapkan bahwa seluruh pejabat tersebut telah membuat pernyataan resmi untuk terlibat sebagai orang tua asuh anak stunting. Menurutnya, inisiatif ini akan diprioritaskan dalam rentang waktu September hingga Desember tahun ini, dengan harapan dapat mewujudkan kota Pangkalpinang yang bebas dari stunting.
Dalam waktu dekat, Budi Utama berencana untuk mengeluarkan keputusan resmi yang menetapkan seluruh pejabat eselon II dan III sebagai orang tua asuh anak stunting. Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menangani masalah stunting ini, yang melibatkan peran serta organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Forkompimda.
Upaya kolektif ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda Pangkalpinang yang sehat, berkualitas, dan memiliki daya saing yang baik. Budi Utama mengajak semua pemangku kepentingan untuk turut ambil bagian dalam inisiatif menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang menderita stunting.
Dari segi dukungan logistik, ia menjelaskan bahwa akan ada sumbangan berbagai makanan yang bergizi, seperti telur ayam dan susu, yang akan disalurkan kepada keluarga yang memiliki anak stunting melalui 117 posyandu yang ada. Dengan cara ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal.
Sebagai langkah awal, pada hari Minggu, 18 Agustus, pihaknya telah berhasil menyerahkan 17.845 telur ayam kepada 117 posyandu. Telur tersebut akan didistribusikan kepada keluarga yang anaknya mengalami stunting, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan asupan gizi mereka.
ANTARA
Pejabat Pangkalpinang Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting untuk Kesehatan Generasi Muda
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menteri KPK/BKKBN Sebut Cegah Stunting Siapkan Generasi Emas 2045
Generasi Muda Palangka Raya Diimbau Bentengi Diri dari Narkoba
Lokakarya Puisi untuk Generasi Muda
Okki Maulana Ajak Generasi Muda Kalteng Aktif Ikuti Pelatihan dan Seminar
Peringati Hari Santri Nasional, Pj Sekda Kotim Dorong Pembangunan Akhlak Generasi Muda
Seminar Nasional Gebyar Investasi Syariah 2024: Mendorong Generasi Muda Berinvestasi
Komentar (0)
Memuat komentar…







