**Borneonews - Serang**, Polda Banten melakukan pengawasan langsung terhadap penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah untuk daging ayam dan telur di dua kecamatan di Provinsi Banten. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa distribusi bantuan tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Dony Satria, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ini dilaksanakan bersama Satgas Pangan Daerah Polda Banten, Pos Indonesia, serta berbagai jajaran pemerintah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota Banten. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan bantuan pangan sampai kepada masyarakat.
Bantuan cadangan pangan berupa daging ayam dan telur tersebut disalurkan melalui Pos Indonesia di dua lokasi, yaitu di Kantor Kecamatan Ciomas dan di Balai Desa Lebak. Sistem penyaluran yang digunakan adalah *post giro cash* yang dilengkapi dengan barcode yang dimiliki oleh masing-masing penerima bantuan.
Di Kecamatan Ciomas, bantuan pangan ini ditujukan untuk 419 keluarga yang berisiko mengalami stunting, sedangkan di Balai Desa Lebak diperuntukkan bagi 177 keluarga yang juga menghadapi risiko serupa. Penyaluran bantuan ini ditargetkan akan rampung sepenuhnya pada akhir bulan September tahun 2024.
Penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada pemerintah terkait program ini, yang dinilai sangat bermanfaat bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi tantangan di masa-masa sulit. AKBP Dony menambahkan, kehadiran Polri dalam proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut betul-betul sampai dan memenuhi standar kualitas serta kuantitas yang diharapkan.
Polda Banten berharap bahwa melalui bantuan ini, beban masyarakat dapat dikurangi, terutama di tengah situasi yang mengharuskan banyak orang untuk menghadapi tantangan ekonomi yang berat.
ANTARA
Polda Banten Awasi Penyaluran Bantuan Pangan untuk Keluarga Stunting
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Kobar Perkuat Intervensi 1.400 Keluarga Berisiko Stunting
TP-PKK Kapuas Sosialisasi Ketahanan Keluarga dan Pelatihan Pangan Lokal di Mandau Talawang
Peneliti BRIN Kembangkan Produk Pangan Lokal Atasi Stunting
Mentan Serahkan Bantuan Alsintan Senilai Rp6,4 Miliar kepada Brigade Pangan di Dadahup
Mensos Tegaskan Bansos dari APBN Tidak Alami Penundaan Penyaluran
Penyaluran Bansos di Kotim Ditunda hingga Pilkada Usai
Komentar (0)
Memuat komentar…







