**Borneonews - Kuala Kapuas**, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, telah melaksanakan program peningkatan kapasitas bagi para pustakawan di tingkat sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah, sekolah menengah pertama, madrasah tsanawiah, serta sekolah menengah atas dan madrasah aliyah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan perpustakaan dalam mendukung fungsi pendidikan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kapuas, Suwarno Muriyat, mengungkapkan pentingnya peran perpustakaan yang kini telah bertransformasi menjadi sebuah lembaga yang melibatkan masyarakat sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan bagi para pengguna perpustakaan.
Menurut Suwarno, kolaborasi antara sekolah, madrasah, dan pihak-pihak terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa. Melalui pengelolaan yang baik, perpustakaan sekolah dapat menjadi pusat aktivitas baca yang efektif.
Selanjutnya, Suwarno menekankan bahwa akreditasi perpustakaan memiliki peranan penting dalam menjaga standar mutu. Hal ini termasuk pemenuhan komponen terkait koleksi, pelayanan, serta sarana dan prasarana perpustakaan yang memadai.
Dalam dua tahun terakhir, Disarpustaka Kapuas telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk memenuhi kebutuhan pemustaka. Suwarno menyebutkan bahwa mereka telah mengakuisisi ribuan buku, serta meluncurkan layanan *mobile library* (perpustakaan keliling), Pojok Baca Digital (Pocadi), Spot Baca, aplikasi iKapuas, hingga program Transformasi Berbasis Inklusi Sosial (TBIS), dan kafe literasi. Semua program ini diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Kabupaten Kapuas.
Norli Oriesta, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P3KM), menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga siang hari. Tujuannya adalah agar para tenaga perpustakaan dan pemustaka dapat memahami proses akreditasi perpustakaan secara lebih baik.
Dia berharap melalui pelatihan ini, kemampuan tenaga perpustakaan dan pustakawan di wilayah Kapuas Hilir dapat meningkat sesuai dengan perkembangan paradigma pengelolaan perpustakaan saat ini. Pernyataan serupa disampaikan oleh Kepala SMPN 2 Kapuas Hilir, Asi, yang menyatakan apresiasi atas kegiatan ini. Ia berharap bahwa bimbingan dari Disarpustaka Kapuas dapat lebih memperkuat budaya literasi di kalangan siswa.
ANTARA
Peningkatan Kapasitas Pustakawan Sekolah di Kapuas untuk Budaya Literasi
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Kotim Dorong Peningkatan Kapasitas UMKM di Desa Sei Ijum Raya dan Ujung Pandaran
Pj Bupati Kobar Apresiasi DWP Terus Dukung Peningkatan Kapasitas Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Perpusdes Teluk Palinget Resmi Beroperasi untuk Dukung Budaya Literasi
Tingginya Pengaduan Pinjol Tunjukkan Perlunya Peningkatan Edukasi dan Literasi di Masyarakat
Harapan Lama Sekolah Penduduk Kalteng Tunjukkan Tren Peningkatan
Rata-Rata Lama Sekolah Penduduk Kalteng Mengalami Peningkatan
Komentar (0)
Memuat komentar…







