BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengingatkan pemerintah daerah agar mulai mempersiapkan dukungan anggaran penanggulangan bencana pada tahun 2027, baik menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, maupun tanah longsor.

Menurutnya, persiapan anggaran kebencanaan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah sehingga langkah penanganan tidak hanya dilakukan ketika kondisi darurat telah terjadi.

Edy Pratowo menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kalimantan Tengah.

"Kita selalu berusaha sekuat tenaga bagaimana bisa melakukan kolaborasi dan koordinasi bersama seluruh stakeholder kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah untuk bisa melakukan langkah terbaik," ujar Edy Pratowo dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pencegahan dan pengendalian karhutla kepada 16 Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPB-PK.

Dalam arahannya, Edy menjelaskan penyaluran bantuan sarpras tersebut telah melalui proses pengusulan dan administrasi pendanaan yang cukup panjang sebelum akhirnya dapat diserahkan kepada para penerima.

Ia menegaskan kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, termasuk melalui penguatan dukungan anggaran serta ketersediaan peralatan penanggulangan bencana di daerah.

Bantuan sarpras yang diserahkan kepada TSAK diharapkan dapat mendukung upaya mitigasi, pemulihan pascakarhutla, serta meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran pada masa mendatang. (HERMAWAN DP/R)