BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Antrean kendaraan di kawasan Jembatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengular hingga lebih dari 3 kilometer pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Kondisi ini terjadi setelah arus lalu lintas di jembatan tersebut ditutup sejak Rabu malam.
Berdasarkan informasi petugas di lapangan, penutupan berlangsung mulai pukul 22.00 WIB pada Rabu, 28 Oktober 2026, hingga pukul 07.00 WIB pada Kamis pagi.
Setelah itu, pengaturan lalu lintas kembali diberlakukan dengan sistem buka tutup seperti biasanya. Meski demikian, antrean kendaraan dari arah Kuala Kapuas menuju Banjarmasin terpantau cukup panjang. Kendaraan mengantre dari kawasan Jalan Pemuda hingga Handel Ulis, mendekati Jembatan Pulau Petak.
Sementara itu, antrean kendaraan juga memanjang di Jalan Jepang, mulai dari kawasan Pos Lalu Lintas menuju jembatan tersebut.
"Buntut sudah di depan pos lantas Jalan Jepang," ungkap petugas di lapangan.
Panjang antrean dari arah Jalan Jepang diperkirakan mencapai lebih dari 3 kilometer. Kondisi ini menunjukkan kepadatan kendaraan terjadi dari arah Kapuas sementara dari arah Banjarmasin juga diperkirakan padat antrian.
Penutupan pada malam hari dan pemberlakuan sistem buka tutup kembali menjadi faktor yang memengaruhi kelancaran arus kendaraan di jalur penghubung menuju Kalimantan Selatan tersebut.
Pengendara yang melintas di kawasan itu perlu memperhitungkan waktu perjalanan karena antrean kendaraan masih terjadi pada Kamis pagi. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai waktu normalisasi arus lalu lintas di lokasi. (SABRIANOOR/y)









