BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widanarni menegaskan keterbukaan informasi publik harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang transparan, mudah diakses, dan profesional.

Menurutnya, keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban yang harus dipenuhi badan publik, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Sri Widanarni mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan informasi publik memerlukan dukungan inovasi, kompetensi sumber daya manusia, serta komitmen dalam memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Capaian yang telah diraih tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah. Kami ingin keterbukaan informasi tidak hanya terlihat dari hasil penilaian, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang transparan, mudah diakses, dan profesional,” ungkap Sri Widanarni dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kanderang Tingang, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Sri Widanarni memaparkan strategi dan inovasi pengelolaan informasi publik yang telah dikembangkan Dislutkan Kalteng, termasuk layanan WADI IKAN atau WhatsApp Dinas Kelautan dan Perikanan.

Layanan berbasis WhatsApp tersebut ditujukan bagi nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah hasil perikanan agar lebih mudah memperoleh informasi maupun berkonsultasi tanpa harus selalu datang langsung ke kantor dinas.

Selain memperluas kemudahan akses melalui layanan digital, Dislutkan Kalteng meningkatkan kompetensi petugas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melalui pelatihan dasar bahasa isyarat sebagai bagian dari penguatan pelayanan inklusif.

Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Dislutkan Kalteng mempertahankan konsistensi keterbukaan informasi setelah meraih peringkat pertama Informatif kategori Badan Publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah selama enam tahun berturut-turut.

Sri Widanarni berharap transparansi informasi dan profesionalisme pelayanan dapat mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

“Dengan adanya transparansi dalam informasi serta profesional dalam pelayanan diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka serta pelayanan publik yang inklusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan, sebagai bagian dari kontribusi Dislutkan Kalteng dalam mewujudkan visi pembangunan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat,” tutup Sri Widanarni. (HERMAWAN DP/R)