BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah berhasil mencatatkan capaian sebagai peringkat pertama Informatif kategori Badan Publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah selama enam tahun berturut-turut.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Dislutkan Kalteng dalam mempertahankan kinerja keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni mengatakan, keberhasilan yang telah dicapai menjadi penyemangat bagi jajarannya dalam mengembangkan pelayanan informasi yang transparan, mudah diakses, dan profesional.

“Capaian yang telah diraih tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah. Kami ingin keterbukaan informasi tidak hanya terlihat dari hasil penilaian, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang transparan, mudah diakses, dan profesional,” ungkap Sri Widanarni dalam keterangannya sepertidikutip borneonews pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Dislutkan Kalteng kembali mengikuti Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kanderang Tingang, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Sri Widanarni memaparkan berbagai strategi dan inovasi pengelolaan keterbukaan informasi publik di hadapan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Tengah.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah WADI IKAN atau WhatsApp Dinas Kelautan dan Perikanan, yakni layanan berbasis WhatsApp yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan berkonsultasi mengenai sektor kelautan dan perikanan.

Selain inovasi digital, Dislutkan Kalteng meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dasar bahasa isyarat bagi Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai bagian dari penguatan pelayanan inklusif.

Sri Widanarni menilai keterbukaan informasi publik bukan sekadar pemenuhan kewajiban badan publik, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Dengan adanya transparansi dalam informasi serta profesional dalam pelayanan diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka serta pelayanan publik yang inklusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan, sebagai bagian dari kontribusi Dislutkan Kalteng dalam mewujudkan visi pembangunan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat,” tutup Sri Widanarni. (HERMAWAN DP/y)