BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah merencanakan penyaluran bantuan sarana dan prasarana pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada 13 kabupaten lainnya setelah bantuan diberikan kepada 16 Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) di Kota Palangka Raya.
Rencana ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden dalam laporannya pada kegiatan penyerahan bantuan sarpras karhutla di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPB-PK.
Linae menjelaskan penyaluran bantuan merupakan wujud kepedulian Pemprov Kalteng dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman karhutla sekaligus meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanggulangan bencana.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendukung kesiapsiagaan, meningkatkan efektivitas pencegahan, dan memperkuat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan secara terpadu di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya," ungkap Linae Victoria Aden dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Ia menjelaskan setiap kelurahan penerima bantuan memperoleh 1 mesin pompa air dan 10 paket alat pelindung diri TSAK yang didukung pendanaan berbasis lingkungan melalui skema Results-Based Payment.
Sebanyak 16 kelurahan penerima bantuan meliputi Tumbang Tahai, Bereng Bengkel, Kalampangan, Petuk Katimpun, Habaring Hurung, Tanjung Pinang, Menteng, dan Marang.
Kelurahan lainnya adalah Bukit Tunggal, Sabaru, Langkai, Banturung, Kereng Bangkirai, Tumbang Rungan, Kameloh Baru, dan Panarung.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mewakili Gubernur Agustiar Sabran dengan harapan sarpras tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung kesiapsiagaan serta penanganan karhutla di wilayah penerima. (HERMAWAN DP/R)









