**Borneonews - Manokwari**, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memiliki tanggung jawab penting untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai kemungkinan pelanggaran yang terjadi selama tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada). Kegiatan ini, yang berlangsung di daerah tersebut, menjadi semakin krusial menjelang masa kampanye.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Manokwari, Samsudin Renuat, menjelaskan bahwa upaya deteksi dini berfungsi sebagai langkah pencegahan yang vital. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya pelanggaran yang lebih serius dan berpotensi menyebabkan dampak negatif dalam pelaksanaan pemilu. "Setiap tahapan pemilu, terutama selama masa kampanye, cenderung muncul sejumlah pelanggaran yang perlu diantisipasi," ujarnya pada hari Minggu.
Di Manokwari, terdapat 27 orang yang bertugas sebagai Panwascam, dengan masing-masing distrik diwakili oleh tiga orang. Setiap anggota Panwascam memiliki kewajiban untuk melaporkan setiap hasil pengawasan kepada Bawaslu Manokwari, mulai dari pelanggaran terkecil sekalipun. Kegiatan pelaporan ini sangat penting agar Bawaslu dapat mengambil langkah-langkah pencegahan sebelum pelanggaran yang lebih besar terjadi.
Samsudin memberikan contoh konkret mengenai perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Ia menegaskan pentingnya pengumpulan informasi oleh Panwascam untuk memastikan bahwa tidak ada KPPS yang memiliki afiliasi dengan partai politik sebelum mereka resmi ditetapkan. "Apabila mereka telah ditetapkan sebagai KPPS, maka akan menjadi masalah yang lebih kompleks," jelasnya.
Lebih lanjut, Samsudin menyampaikan bahwa Bawaslu Manokwari terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas personel Panwascam. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan pembekalan dan bimbingan teknis yang rutin. Pembekalan ini mencakup pemahaman mengenai peraturan serta tahapan dalam pilkada, dengan harapan Panwascam dapat melakukan pengawasan dan penelusuran pelanggaran dengan lebih efektif.
"Bila terdapat dukungan yang baik dari satuan kerja di bawah Bawaslu, termasuk Panwascam, pelaksanaan pilkada di Manokwari dapat berlangsung dengan demokratis dan dengan jumlah pelanggaran yang minim," tegasnya. Dengan demikian, diperlukan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak untuk memastikan integritas dan kelancaran proses pemilihan.
ANTARA
Panwascam Manokwari Ditekankan Lakukan Deteksi Dini Pelanggaran Pilkada
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan Jemput Bola di Kotim Deteksi Dini Penyakit untuk ASN dan Masyarakat
Aparat Kepolisian Diminta Tingkatkan Deteksi Dini Pelaku Begal dan Jambret
Dinkes Kotim Perkuat Kapasitas SDM Deteksi Dini Kanker Serviks
Diteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Kesbangpol Kotim Lakukan Tes Urine di Kalangan ASN
Dugaan Pelanggaran Pilkada Berada di TPS 4 Desa Selat Utara Kapuas
Dugaan Pelanggaran di Pilkada Kapuas, Kuasa Hukum Paslon Erlin Hardi-Alberkat Melapor ke Bawaslu
Komentar (0)
Memuat komentar…







