BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Obesitas pada anak menjadi salah satu perhatian utama dalam edukasi kesehatan yang disampaikan oleh RSUD Kapuas melalui RSPD.
dr. Erny Indrawati menjelaskan bahwa obesitas tidak hanya disebabkan oleh pola makan, tetapi juga dipengaruhi faktor genetik dan gaya hidup.
“Anak dengan riwayat keluarga obesitas lebih berisiko mengalami kegemukan,” ujar dr. Erny, Jumat, 10 Januari 2025.
Namun, lanjut dia faktor non-genetik seperti kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, serta stres juga berkontribusi besar.
Bahaya obesitas pada anak tidak boleh diremehkan, karena dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, bahkan gangguan psikologis.
“Obesitas pada masa anak-anak sering kali berlanjut hingga dewasa, sehingga penanganan dini sangat penting,” ujarnya.
Komplikasi lain yang dihadapi anak obesitas meliputi gangguan pola tidur, perlemakan hati non-alkoholik, dan masalah pada otot serta tulang.
Oleh karena itu, orang tua diimbau untuk lebih aktif dalam menjaga pola makan dan aktivitas anak-anak mereka. (DODI/H)
Berikut Faktor Penyebab dan Bahaya Obesitas pada Anak
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pengamat Beberkan Faktor Penyebab IHSG Turun 6 Persen
PDHI Kalteng: Abai Bahaya Rabies dari Anak Anjing Banyak Timbulkan Korban
RSUD Kapuas Edukasi Kesehatan Terkait Obesitas
Jumlah Pengunjung Wisata di Sukamara Menurun Dampak Faktor Cuaca
Wolff Ungkap Faktor-faktor yang Buat Hamilton Menonjol di F1
Kepala BPS Jabarkan Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







