BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BAPPERIDA menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting 2025 dengan fokus pada penguatan sinergi lintas sektor.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BAPPERIDA Provinsi Kalteng dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, baru baru ini.
Dalam arahannya, Wagub berharap seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan kontribusi dalam mendukung program nasional dan daerah untuk menurunkan prevalensi stunting.
“Menjadi harapan dan doa kita bersama, semoga hasil pengukuran SSGI menunjukkan peningkatan signifikan yang mencerminkan keberhasilan program percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah,” kata Edy Pratowo di Palangka Raya.
Sementara itu, Leonard S. Ampung menekankan pentingnya integrasi intervensi stunting dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah.
“Rakor ini sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan target-target kinerja dan capaian layanan intervensi, agar semuanya dapat terintegrasi secara sistematis,” tegasnya. (HERMAWAN DP/R)
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Multipihak Aksi Penurunan Stunting 2025
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BKKBN Kalteng Dorong Pendekatan Holistik dalam Penurunan Stunting
BKKBN Kalteng Dorong Percepatan Penurunan Stunting Lewat Program Inovatif GENTING
BKKBN Kalteng Targetkan Penurunan Stunting Jadi 20,6 Persen pada 2025
TP PKK Barut Monitoring Posyandu ILP Kenanga Desa Lemo II Percepat Penurunan Stunting
Dinas TPHP Kalteng Dorong Sinergi Antar Instansi Dukung Program MBG
Pemprov Kalteng Dorong SDM Muda untuk Transformasi Pertanian
Komentar (0)
Memuat komentar…







