BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 115 hektare sawah di Desa Wargo Mulyo, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas, mengalami serangan penyakit Tungro yang menyerang tanaman padi.
Untuk menangani serangan tersebut, Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pestisida dalam kegiatan pengendalian swadaya yang dilakukan bersama petani setempat.
“Gejala Penyakit Tungro yaitu tanaman padi menjadi kerdil, daun menguning atau oranye, dan jumlah anakan serta bulir berkurang,” ujar Kepala UPT BPTPH Kalteng, Alpan M. Samosir, baru baru ini.
Penyakit Tungro ditularkan oleh hama wereng daun hijau dan disebabkan oleh infeksi virus RTBV dan RTSV yang sangat merugikan petani jika tidak segera ditanggulangi.
Kelompok tani Desa Wargo Mulyo menjadi penerima bantuan pestisida yang bertujuan menekan penyebaran hama sebelum menyerang lebih luas ke wilayah lain.
Ketua Gapoktan setempat, Sutikno, menyatakan bahwa petani berharap bantuan ini efektif dan penyebaran Tungro bisa dihentikan secepatnya. (HERMAWAN DP/H)
Pengendalian Swadaya jadi Langkah Antisipasi Serangan Tungro di Wargo Mulyo
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Camat Kapuas Kuala Kunjungi SLTPN 3 Satu Atap Desa Wargo Mulyo
Penggunaan Kantong Plastik Dinilai Dewan Berbahaya, Perlu Langkah Pengendalian Dampaknya
Kemnaker Siapkan Langkah Antisipasi Dampak PHK Sritex
Virus Tungro Ancam Panen, Pemprov Bantu Petani Kapuas
Gerakan Bagi Bendera Gratis Kalteng Libatkan Swadaya Masyarakat
RSPO: Petani Swadaya Perlu Terhubung Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan
Komentar (0)
Memuat komentar…







