BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mulai menjalankan program yang dibiayai Bantuan Presiden (Banpres) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) kini menyusun dan melaksanakan kegiatan sesuai bidang masing-masing.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan pelaksanaan program telah dimulai setelah pemerintah kota menggelar musyawarah terbuka untuk membahas pemanfaatan bantuan tersebut bersama pihak-pihak yang ingin berpartisipasi.

“Sebenarnya kan sudah mulai. Masing-masing membuat program untuk melakukan kegiatan-kegiatan ini, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPBD. Kalau saya lihat jadwalnya ada saja kegiatan,” ujarnya, Rabu, 28 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, setiap OPD memiliki peran sesuai tugas dan fungsinya dalam mendukung penanganan dampak karhutla. Karena itu, penyusunan program dilakukan agar kegiatan yang dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat dan tidak tumpang tindih antarlembaga.

Dinas Kesehatan, misalnya, dapat berfokus pada dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak asap. Sementara itu, Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjalankan kegiatan sesuai kewenangan dan kebutuhan penanganan bencana.

Menurut Zaini, koordinasi antar OPD menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan terarah. Dengan pembagian tugas yang jelas, pemanfaatan dana bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pelaksanaan program Banpres tersebut juga diharapkan mendukung upaya mitigasi dan penanganan karhutla, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi dampak bencana.

Pemko Palangka Raya perlu memastikan setiap kegiatan dilaksanakan berdasarkan perencanaan, ketentuan penggunaan anggaran, serta kebutuhan di lapangan. Transparansi dan akuntabilitas juga menjadi aspek penting agar pemanfaatan bantuan dapat dipantau oleh masyarakat.

"Melalui koordinasi lintas OPD, pemerintah kota berharap program yang didanai Banpres dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak karhutla di Palangka Raya," jelasnya. (MARINI/H)