BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Disnakertrans Kalteng Farid Wajdi mendorong sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi agar mendaftarkan siswa magang dan mahasiswa KKN ke BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Farid saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya.
“Mahasiswa dan siswa magang memiliki risiko kerja yang nyata, baik saat berada di institusi pemerintah, swasta, maupun di tengah masyarakat,” kata Farid di Palangka Raya, baru baru ini.
Menurutnya, perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan penting agar peserta magang atau KKN dapat menjalankan tugas dengan aman dan fokus.
Ia menambahkan bahwa perlindungan ini akan menanggung seluruh biaya pengobatan maupun santunan jika terjadi kecelakaan kerja selama aktivitas magang atau KKN berlangsung.
Farid berharap partisipasi SMK dan perguruan tinggi di Kalteng dalam program ini terus meningkat sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan generasi muda. (HERMAWAN DP/J)
SMK dan Kampus Perlu Fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan Siswa Magang
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Lamandau Komitmen Lindungi 79.480 Angkatan Kerja Lamandau dengan BPJS Ketenagakerjaan
Pelaku Industri Lakukan Rekrutmen Magang Dapat Insentif Pajak
Rektor UPR Tegaskan Visi Kampus Berdampak
Wamen P2MI: Magang di Jepang Akan Dialihkan ke Program ESDP pada 2027
UNS Dorong Alumnus Vokasi Jadi Penghubung Strategis Kampus-Industri
Baru 28,32 Persen Pekerja di Kotim yang Terlindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Komentar (0)
Memuat komentar…







