BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Wilayah (TKPPW) Kalimantan Tengah akan turut menangani wilayah-wilayah yang terdampak bencana sebagai bagian dari upaya penataan dan pembinaan wilayah yang berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, dalam Rapat Perdana TKPPW di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
“Khususnya dalam upaya fasilitasi dan pembinaan wilayah, termasuk yang terdampak bencana seperti kebakaran,” ujar Darliansjah, baru baru ini.
Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otda, Jhon Lis Berger, menegaskan bahwa peran TKPPW tidak hanya sebatas menilai kelayakan pemekaran wilayah, tetapi juga memperhatikan ketahanan wilayah dalam menghadapi bencana.
“Tim ini dibentuk untuk membantu proses penataan wilayah di Kalimantan Tengah, memberikan masukan, serta pertimbangan terhadap kelayakan suatu wilayah untuk dimekarkan,” tuturnya.
Rapat perdana ini sekaligus menjadi forum konsolidasi awal bagi tim lintas sektor untuk merumuskan strategi kerja dan dukungan teknis yang diperlukan.
Langkah ini sejalan dengan upaya penguatan kewenangan provinsi dalam melakukan pembinaan terhadap pengembangan wilayah. (HERMAWAN DP/H)
TKPPW Kalteng Fokuskan Penataan Wilayah Termasuk Daerah Terdampak Bencana
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sri Mulyani Sebut Dana Otsus Tak Termasuk Sasaran Efisiensi 2026
Israel Bunuh 15 Jurnalis, Termasuk Tiga Perempuan, Selama Agustus
Bupati Kapuas Tinjau Pembangunan RSUD, Fokus pada Peningkatan Fasilitas dan Penataan Lingkungan
Pemerintah Terbitkan 8 Program Paket Ekonomi, Termasuk Bantuan Pangan
Bupati Kapuas Canangkan Penataan dan Pelebaran Jalan Kota Tuntas 2026
Masyarakat Terdampak Demo Segera Klaim Asuransi Huru-Hara
Komentar (0)
Memuat komentar…







