BORNEONEWS, Palangka Raya – Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 Kalimantan Tengah menekankan swasembada pangan, air, energi, serta hilirisasi sumber daya alam.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat membacakan pidato Gubernur dalam Rapat Paripurna ke-18 DPRD Kalteng.
“Kebijakan umum anggaran tahun 2026 memuat pokok strategis, antara lain mendorong kemandirian daerah melalui swasembada pangan, air, energi, serta peningkatan PAD,” kata Wagub Edy Pratowo di Palangka Raya, Jumat, 15 Agustus 2025.
Ia menyebut penguatan sektor pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, kelautan, pariwisata, koperasi, UMKM, dan ekonomi kreatif menjadi prioritas.
Selain itu, pembangunan infrastruktur dan riset inovasi juga masuk dalam arah kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Menurutnya, layanan kesehatan merata, pendidikan inklusif, serta tata kelola pemerintahan adaptif juga diperkuat.
“Kebijakan ini dirancang agar pembangunan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (HERMAWAN DP/R)
Arah Kebijakan APBD Kalteng 2026 Bakal Dorong Swasembada dan Hilirisasi SDA
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Agustiar Sebut Kalteng Kaya SDA dan Jadi Masa Depan Indonesia
Komisi III DPRD Kalteng Bahas RKA APBD 2026 dengan Disbudpar, Fokus Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata
Ikhtiar ESDM Tekan Impor BBM dan Wujudkan Swasembada Energi
Barito Timur Bidik Swasembada Pangan, Panen Inbrida Jadi Sinyal Penguatan Teknologi Pertanian
Pemkab Kapuas Susun Peta Jalan Hilirisasi Produk Unggulan Daerah
Wamenko Otto: Pertimbangkan Hilirisasi Kratom Selama Belum Dilarang
Komentar (0)
Memuat komentar…







