BORNEONEWS, Palangka Raya – Survei Teropong Daerah Litbang Kompas mencatat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan Program Pendidikan Huma Betang, khususnya pada Kelas Digital Huma Betang.
Tantangan tersebut meliputi kesiapan tenaga pendidik dan peserta didik, keterbatasan pasokan listrik, serta belum meratanya jaringan internet di beberapa wilayah.
Responden menilai peningkatan kompetensi guru dan pendampingan pelajar perlu diperkuat agar pemanfaatan teknologi berjalan optimal dan bertanggung jawab.
Selain itu, keterbatasan infrastruktur dasar masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan Kelas Digital Huma Betang di daerah tertentu.
Meski terdapat tantangan, tingkat optimisme masyarakat terhadap Program Pendidikan Huma Betang tercatat sebesar 96,1 persen dengan dukungan publik mencapai 98 persen.
Program Pendidikan Huma Betang resmi diluncurkan pada 10 September 2025 dan direncanakan diperluas pada 2026. (HERMAWAN DP/j)
Survei Litbang Kompas Catat Tantangan Pelaksanaan Kelas Digital Huma Betang
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kartu Huma Betang Masuk Prioritas Ranwal RKPD 2027
DPRD Kalteng Dukung Program Kartu Huma Betang, Ingatkan Pentingnya Verifikasi Data dan Sosialisasi
Pemprov Kalteng Terapkan Sekolah Gratis Melalui Skema Kartu Huma Betang
Program Kartu Huma Betang Sejahtera Diminta Tepat Sasaran
Sekda Kalteng Minta Pengawasan Ketat Berjenjang Program Kartu Huma Betang Sejahtera
Gubernur Pastikan Kartu Huma Betang Sejahtera Menjangkau Pedalaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







