BORNEONEWS, Palangka Raya – BPBD Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026 melalui Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, BMKG Provinsi Kalimantan Tengah, serta BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Tengah.
Sambutan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah disampaikan oleh Sekretaris BPBD Provinsi Kalteng, Noor Aswad, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan pencegahan dini dalam pengendalian karhutla.
“Kesiapsiagaan harus dilakukan sejak awal. Pencegahan menjadi kunci utama agar kebakaran hutan dan lahan dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak luas bagi masyarakat,” ujar Noor Aswad di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 27 Januari 2026.
Ia juga menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pengendalian karhutla.
Penguatan posko dan pos lapangan di wilayah rawan menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026. (HERMAWAN DP/j)
BPBD Kalteng Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla 2026
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Palangka Raya Perkuat Mitigasi Karhutla Melalui Kaltana
Hadapi May Day 2026, Dansat Brimob Polda Kalteng Pimpin Apel Kesiapsiagaan
BPBD Palangka Raya Ingatkan Waspada Karhutla, Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang
Personel Polres Gumas Latihan Pengendalian Massa Perkuat Kesiapsiagaan
Kemarau Diprediksi Ekstrem, Bupati Kotim Minta OPD Bersiap Hadapi Karhutla dan Kekeringan
Kapuas Siapkan Personel dan Sarpras Hadapi Potensi Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







