BORNEONEWS, Palangka Raya – Penambahan satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKH di Kalimantan Tengah turut didorong oleh kebutuhan layanan pendidikan khusus di sejumlah daerah.
Data terbaru pada sistem Dapodik mencatat jumlah sekolah menengah kini mencapai 443 satuan pendidikan, meningkat dari 410 sekolah pada tahun ajaran 2023/2024 semester ganjil atau bertambah 33 sekolah dalam dua tahun terakhir.
Penambahan sekolah baru tersebar di sejumlah daerah yang mengalami pertumbuhan jumlah peserta didik maupun kebutuhan layanan pendidikan khusus.
Secara sebaran, sekolah jenjang menengah atas tersebut tersebar di 13 kabupaten dan 1 kota di Kalimantan Tengah.
“Dengan bertambahnya satuan pendidikan SMA, SMK, dan SKH ini, diharapkan semakin banyak anak-anak di Kalimantan Tengah yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan daya tampung sekolah,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo di Palangka Raya seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 19 Februari 2026.
Pemerintah Provinsi Kalteng pun berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia. (HERMAWAN DP/j)
Kebutuhan Layanan Pendidikan Khusus Dorong Penambahan Sekolah di Kalteng
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polda Kalteng Imbau Masyarakat Tenang dan Beli BBM Sesuai Kebutuhan
PKS Tegaskan Komitmen Dorong Pendidikan Bermutu untuk Generasi Emas
Gubernur Agustiar Sabran Dorong SDM Pertanian Modern Lewat Pendidikan Vokasi
Kadis Pendidikan Barito Utara Buka FLS3N 2026, Dorong Siswa Kembangkan Kreativitas Seni dan Sastra
Ketua DPRD Palangka Raya Sebut Antrean SPBU Mulai Berkurang Usai Penambahan Pasokan BBM
Disdik Kalteng Sinkronkan Kalender Pendidikan dan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027
Komentar (0)
Memuat komentar…







