BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong peningkatan nilai tambah ekonomi daerah melalui Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Eka Hapakat Lt. III Kantor Gubernur.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Darliansjah yang mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan terkait.
FGD ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sektor jasa keuangan, pelaku usaha, dan off-taker dalam membangun ekosistem ekonomi terintegrasi.
Dalam sambutan Penjabat Sekretaris Daerah yang dibacakan, disampaikan bahwa perekonomian Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif, namun struktur ekonomi masih didominasi sektor primer seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan.
“Melalui FGD ini, kami berharap lahir langkah konkret untuk memperluas akses pembiayaan, memperkuat kemitraan usaha, dan mendorong pengembangan produk unggulan daerah agar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Darliansjah di Palangka Raya,seperti dikutip Borneonews pada Senin, 27 April 2026.
Ia menambahkan masih terdapat pelaku usaha dan petani yang menghadapi keterbatasan akses pembiayaan serta kepastian pasar sehingga diperlukan upaya bersama untuk mengatasinya. (HERMAWAN DP/H)
Pemprov Kalteng Dorong Nilai Tambah Ekonomi Lewat FGD PED
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Pengembang Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat
Pemprov Kalteng Soroti Ancaman Pergaulan Bebas hingga Cyberbullying terhadap Anak
Google: AI Berpotensi Buka Nilai Ekonomi Rp66 Triliun di Sektor Ekraf
Ketua DPRD Dorong Penguatan Pembinaan Anak di LPKA Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
KARAT Dorong MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Pengamat Dorong Pemerintah Turunkan Target Pajak saat Ekonomi Melemah
Komentar (0)
Memuat komentar…







