BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Tengah mulai mematangkan penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) terkait penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit guna memastikan alokasi tepat sasaran.
Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi secara daring yang diikuti Kepala Disbun Kalteng, H. Rizky R. Badjuri, dalam rangka sinkronisasi program strategis.
Fokus utama pertemuan adalah mengarahkan pemanfaatan DBH Sawit agar berdampak langsung terhadap peningkatan infrastruktur perkebunan dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Rizky menjelaskan bahwa sinkronisasi ini penting untuk memastikan keselarasan antara kebijakan pusat dan kebutuhan riil di lapangan, khususnya bagi pekebun swadaya.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen memastikan tata kelola industri kelapa sawit berjalan optimal dan berkelanjutan,” kata Rizky Badjuri seperti dikutip borneonews pada Senin, 4 Mei 2026.
Pemanfaatan DBH Sawit diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mencakup program pemberdayaan dan sertifikasi perkebunan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing produk sawit daerah. (HERMAWAN DP/H)
Disbun Kalteng Matangkan RKT DBH Sawit
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Apkasi Usulkan Formula DBH Berbasis Produksi Perkuat Fiskal Daerah
GAPKI Kalteng Bedah KUHP 2025 dan TPPO, Perkuat Pemahaman Hukum Pelaku Usaha Sawit
GAPKI Kalteng Gandeng Aparat Perkuat Pencegahan TPPO di Industri Sawit
Pekebun Sawit Kalteng Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lewat Konservasi Orangutan
Komisi II DPRD Kalteng Awasi Pemenuhan Kewajiban Perusahaan Sawit di Barito Timur
Puluhan Perusahaan Sawit Ikuti Bedah KUHP Nasional yang Digelar GAPKI Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







