BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada satuan pendidikan yang terdampak kabut asap di Kalimantan Tengah akan dievaluasi setiap tiga hari.
Kepala sekolah bersama tim manajemen sekolah diminta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan PJJ dan melaporkan kondisi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui pengawas pembina masing-masing.
Kepala sekolah juga diminta melaporkan perkembangan kondisi kabut asap di sekitar satuan pendidikan melalui platform Kelas Digital Huma Betang sebagai bagian dari pemantauan kondisi satuan pendidikan secara berkala.
Selain mengawasi pembelajaran, kepala satuan pendidikan diminta memastikan keamanan lingkungan sekolah dengan mengawasi aset sekolah, baik bangunan maupun sarana prasarana.
Pengamanan terhadap aset sekolah, termasuk perangkat digital, diminta tetap diaktifkan selama pelaksanaan PJJ.
Apabila kondisi kabut asap membaik, kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan seperti biasa. Sementara guru bimbingan konseling maupun wali kelas dapat memberikan layanan secara daring apabila diperlukan. (HERMAWAN DP/j)
PJJ Terdampak Kabut Asap di Kalteng Dievaluasi Setiap Tiga Hari
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabut Asap Ganggu Tiga Bandara Kalteng, Kemenhub Perketat Pengawasan Penerbangan
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
DPRD Palangka Raya Dukung Bus Oksigen Keliling Jangkau Warga Terdampak Kabut Asap
Rumah Aman Asap Mentawa Baru Hilir Terima Bantuan Konsentrator Oksigen, Dukung Warga Terdampak Kabut Asap
Tiga Bandara Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Catat 2.458 Penerbangan Terganggu
Komentar (0)
Memuat komentar…







