BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyoroti kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau yang disertai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.
Hal tersebut disampaikan saat Gubernur menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Menurut Gubernur, kondisi kemarau yang disertai karhutla dan kekeringan dapat berdampak terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, terutama ketersediaan air bersih.
Karena itu pemerintah terus mengambil langkah penanganan dan menyalurkan bantuan sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan.
Gubernur Agustiar Sabran meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus bekerja dan berkoordinasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penanganan di lapangan, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan dukungan terhadap relawan, harus terus dilakukan sesuai kondisi yang dihadapi masyarakat.
“Kami ingin melihat langsung masyarakat kami, karena kami adalah pelayan masyarakat. Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus dipastikan,” ujar Gubernur dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Selasa, 28 September 2026.
Sementara itu Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menyampaikan kunjungan Gubernur menjadi momentum untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan bantuan pemerintah dapat disalurkan sesuai kebutuhan. (HERMAWAN DP/R)
Pemprov Kalteng Soroti Kebutuhan Air Bersih di Tengah Karhutla dan Kekeringan
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla kepada 16 TSAK di Palangka Raya
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
BPJS Ketenagakerjaan-Pemprov Kalteng Perkuat Perlindungan Relawan Karhutla
Pemprov Kalteng Gelar Istighosah dan Doa Bersama Hadapi Karhutla
Pemprov Kalteng Salurkan Masker dan Vitamin untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan Pangan untuk Hampir 5.000 Penerima Terdampak Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…






