BORNEONEWS, Palangka Raya - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diminta memanfaatkan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) untuk mengenali kompetensi diri dan aspek yang masih perlu dikembangkan.
Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden saat membuka kegiatan Pemetaan dan Penilaian Potensi serta Kompetensi PNS di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng, Senin, 19 Oktober 2026.
Linae mengingatkan peserta agar mengikuti asesmen dengan serius, jujur, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya memperoleh gambaran potensi dan kompetensi aparatur.
Menurutnya, pemetaan yang objektif dan terukur dapat menjadi dasar dalam pengembangan karier serta peningkatan kinerja ASN.
“Prinsip the right person in the right place perlu diterapkan agar setiap ASN dapat menjalankan peran secara tepat, sekaligus mendukung pengembangan kompetensi, perencanaan karier, dan penerapan sistem merit dalam manajemen ASN,” ujar Linae.
Kepala BKD Provinsi Kalteng Lisda Arriyana melaporkan, ProASN tahun 2026 diikuti 1.020 PNS yang telah memenuhi persyaratan.
Pelaksanaan asesmen berlangsung pada 19-22 Oktober 2026 dengan tiga sesi setiap hari, menyesuaikan kapasitas unit Computer Assisted Test (CAT) yang tersedia.
Hasil pemetaan diharapkan dapat mendukung pengelolaan ASN yang lebih objektif, transparan, dan berbasis data, sekaligus menyelaraskan pengembangan aparatur dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah. (HERMAWAN DP/H)
ProASN Jadi Sarana PNS Kalteng Mengenali Kompetensi dan Kekurangan Diri
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
ProASN Kalteng Bentuk Tindak Lanjut Surat Edaran BKN
ProASN Kalteng Dukung Penerapan Sistem Merit Manajemen ASN
BKD Kalteng Harapkan Hasil ProASN Perkuat Pengelolaan ASN Berbasis Data
Terima Kunjungan Komisi II DPRD Kalteng, Wabup Pulang Pisau Harapkan Dukungan Sarana Antisipasi Karhutla
Lapor Pak Gubernur Kanal Sarana Pemprov Kalteng Kalteng Buka Ruang Kritik Masyarakat
Kekurangan Armada, Gunung Mas Usulkan 100 Sumur Bor dan 12 Mobil Damkar
Komentar (0)
Memuat komentar…







